Desa Baye Kabupaten Kediri Kini Memiliki Posyandu Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)

Berkat Posyandu ODGJ ini, Desa Baye menjadi jujukan studi banding sejumlah desa yang juga berkeinginan membentuk Posyandu ODGJ.

Desa Baye Kabupaten Kediri Kini Memiliki Posyandu Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)
SURYA.CO.ID/DIDIK MASHUDI
Penderita gangguan jiwa mengikuti senam bersama di Posyandu ODGJ Desa Baye, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri, Rabu (26/12/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) membutuhkan perhatian khusus.

Upaya itu telah diwujudkan Desa Baye, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri dengan membentuk Posyandu ODGJ.

Berkat Posyandu ODGJ ini, Desa Baye menjadi jujukan studi banding sejumlah desa yang juga berkeinginan membentuk Posyandu ODGJ.

"Posyandu ODGJ ini baru setahun berdiri. Saat ini kami menangani sekitar 20 penderita gangguan jiwa," ungkap Sigit, Kaur Umum Desa Baye saat menerima tim inovasi desa, Rabu (26/12/2018).

Menurut Sigit, pembentukan Posyandu ODGJ bermula dari permasalahan pihak keluarga tidak peduli dengan kondisi keluarganya yang mangalami gangguan jiwa.

Tiga Terduga Pelaku Penganiayaan Orang Gila Dilepas, Ini Penjelasan Polsek Sumbergempol Tulungagung

Padahal eks penderita setelah dipulangkan dari rumah sakit jiwa masih perlu mendapatkan perawatan lebih lanjut supaya gangguan kejiwaannya tidak kambuh lagi.

"Ada 9 pasien Posyandu ODGJ dari Desa Baye, mayoritas penderita pernah dirawat di rumah sakit jiwa Lawang. 11 pasien lainnya titipan dari desa sekitar Baye," jelasnya.

Untuk perawatan penderita, Posyandu ODGJ telah berkerja sama dengan dokter dan perawat puskesmas serta memiliki kader kesehatan.

Aktifitas rutin yang dilakukan membantu penderita bersosialisasi dengan melakukan senam bersama, bersih-bersih dan membuat aneka ketrampilan.

Tiga Terduga Pelaku Penganiyaan Orang Gila Dilepas, Warga Desa di Tulungagung Geruduk Markas Polisi

Sementara pasien gangguan jiwa yang ditangani ada yang mengalami gangguan kejiwaan sejak kecil, faktor ekonomi, mental lemah dan pernah putus cinta.

Untuk membiayai operasional Posyandu OGDJ dibantu pendanaan dari pihak desa. Penderita juga mendapatkan makanan tambahan saat mengikuti kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Baye.

Keberadaan Posyandu ODGJ ini melengkapi aktifistas Posyandu Balita dan Posyandu Lansia yang telah ada di Desa Baye.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved