Desain Pasar Batu Dipresentasikan di Singapura

Desain terpilih Konsep Pasar Wisata Kota Batu hasil dari Sayembara Desain Pasar Besar Kota Batu ‘Ruang yang lebih baik untuk Pasar Wisata’ dan Open Ta

Desain Pasar Batu Dipresentasikan di Singapura
SURYA/SANY EKA PUTRI
Kios-kios yang ada di pasar Batu unit sayur 

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Desain terpilih Konsep Pasar Wisata Kota Batu hasil dari Sayembara Desain Pasar Besar Kota Batu ‘Ruang yang lebih baik untuk Pasar Wisata’ dan Open Talk Urban Tourism akan dipresentasikan di Singapura. Rencana itu sudah direncanakan dan dilaksanakan tahun 2019 nanti.

Ada tiga pemenang dengan rancangan desain, yaitu Juara 3 jatuh kepada arsitek dari Yogyakarta, Juara 2 arsitek dari Jakarta, dan Juara 1 diraih oleh arsitek yang mengangkat tema Batu Creative Market.

Ketiganya itu nanti akan dipresentasikan didepan arsitek profesional. Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengatakan tujuannya dibawa ke Singapura dan dipaparkan di hadapan arsitek profesional agar mendapatkan masukan dari arsitek.

Karena desain pasar Batu itu sebelum dibangun harus disesuaikan dengan kondisi kota Batu. Terlebih untuk letak Pasar Batu di Jalan Dewi Sartika.

"Agar desain itu sebelum dibangun mendapatkan masukan. Bagaimana desain ini, apakah cocok atau tidak, sesuai kah dengan kondisi di Batu," kata Dewanti Rumpoko kepada TribunJatim.com, Rabu (26/12).

Tentunya proses ini akan memakan waktu yang lama. Menurutnya hal itu bukan menjadi permasalahan, asal mendapatkan hasil yang maksimal.

Persebaya Gagal Gaet Andik Vermansah dan Evan Dimas, Hansamu Diharapkan Bisa Gabung ke Bajol Ijo

Khofifah Sebut Elektabilitas Jokowi-Maruf di Jatim Lebih Besar dari Kemenangannya Saat Pilgub Jatim

 

Desain pasar Batu yang sudah dilombakan itu, tentunya memperhatikan beberapa hal. Seperti kemudahan akses, fasilitas, dan desain yang menyesuaikan dengan keadaan Kota Batu.

"Pasar Kota Batu ini merupakan salah satu program Pemkot Batu yang besar dan utama. Kami sangat ingin pasar kota batu memiliki daya saing dengan pasar lainnya yang modern, bersih, bermanfaat. Serta tak kalah pentingnya memiliki kharakteristik sebagai destinasi wisata dengan pertimbangan kearifan lokal masyarakat Kota Wisata Batu," ungkap Dewanti Rumpoko kepada TribunJatim.com.

Sementara untuk anggaran, Dewanti masih belum bisa memastikan berapa besarannya. Ia pun membuka peluang kepada pihak ketiga. Asalkan tidak memberatkan pedagang, dalam artian tidak ada pedagang yang ikut terlibat dalam pembangunan Pasar Batu.

Sekalipun nantinya jika menggunakan anggaran APBD dan pembangunan multi years tidak apa-apa. "Monggo jika ada pihak ketiga yang mau dalam proyek ini, asal tidak memberatkan pedagang. Jika tidak kami gunakan anggaran sendiri, walaupun multi years tapi ke depannya bermanfaat," paparnya. (Sun/TribunJatim.com).

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved