Indonesia Mendongeng di Kota Kediri Ajak Santri Peduli Korban Bencana Alam

Silaturahmi Akbar Santri se-Nusantara ke-VI yang digelar Rumah Zakat menghadirkan santri TPQ di Kediri.

Indonesia Mendongeng di Kota Kediri Ajak Santri Peduli Korban Bencana Alam
SURYA/DIDIK MASHUDI
Peserta silaturahmi santri TPQ pada gelaran Indonesia Mendongeng di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri, Selasa (25/12/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Silaturahmi Akbar Santri se-Nusantara ke-VI yang digelar Rumah Zakat menghadirkan santri TPQ.

Kegiatan ini berlangsung dalam gelaran acara Indonesia Mendongeng di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri, Selasa (25/12/2018).

Acara ini diisi dengan berbagai kegiatan edukatif, seperti membaca puisi, drama musikal dan mendongeng.

Tema yang diangkat adalah, "Bersatu Santri TPQ, Menjadi Tangguh, Cerdas dan Peduli".

Natal 2018, Forkompimda Kota Kediri Kunjungi Gereja Merah yang Jadi Cagar Budaya Nasional

Akses Jalan Sempit, Wisata Rohani Gua Mari Sendangrejo Kota Blitar Butuh Perhatian Pemerintah

Selain menanamkan kecintaan terhadap lingkungan, para santri juga diajak untuk peduli terhadap korban bencana alam.

Kegiatan Indonesia Mendongeng ini dihadiri Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar.

Pada kesempatan itu, Abdullah Abu Bakar memberikan motivasi kepada anak-anak dan mengajak mereka untuk peduli terhadap lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Abdullah Abu Bakar juga memberikan apresiasi untuk Rumah Zakat yang telah menyelengarakan Indonesia Mendongeng dan banyak membantu koban bencana di Indonesia.

Jelang Pembukaan Jembatan Brawijaya, Ujung Barat Jalan Brawijaya Kota Kediri Dipasang Traffic Light

Pemkot Blitar Sebut Sempat Ada Rencana Pembuatan Jalan Baru Menuju Wisata Gua Maria Sendangrejo

"Terima kasih telah menyelenggarakan kegiatan yang sangat positif ini. Tentu ini harus kita dukung dan kita support dan nanti dongengnya pun akan lebih asyik karena adik-adik semenjak dini harus disiapkan terkait kesadaran terhadap bencana," ungkapnya.

Salah satunya tidak boleh membuang sampah secara sembarangan, sungainya harus dijaga, alamnya juga harus dijaga.

"Kalau alamnya dijaga, maka nanti daerah kita akan menjadi daerah yang baik, daerah yang subur sehingga untuk bermain juga enak," ungkapnya.

630 Personel Gabungan Amankan Perayaan Natal dan Tahun Baru di Sidoarjo

Bursa Transfer Liga 1, Setelah Andik Vermansah, Madura United Rekrut Kiper Timnas M Ridho

Sehari sebelum Indonesia Mendongeng, Rumah Zakat juga menyelenggarakan lomba hafalan surat surat alquran untuk santri.

Abdullah Abu Bakar mengatakan, lomba merupakan kegiatan yang bagus untuk melatih mental sejak kecil.

"Kalau sedari kecil sudah ikut lomba, maka ketika dewasa mentalnya akan jauh lebih bagus," tandasnya.

Abdullah Abu Bakar juga menyampaikan doa dan harapannya untuk anak-anak di Kota Kediri agar menjadi generasi yang sholih dan sholihah. (Didik Mashudi)

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved