Pemkab Jember Gelar Kongres Anak Yatim di Alun-alun

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menggelar Kongres Anak Yatim di Alun-Alun Jember, Rabu (26/12/2018). Kongres Anak Yatim itu diikuti oleh 5.000 an

Pemkab Jember Gelar Kongres Anak Yatim di Alun-alun
sri wahyunik/surya
Bupati Faida dan Wakil Bupati Jember buka Kongres Anak Yatim di Alun-Alun Jember, Rabu (26/12/2018) 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menggelar Kongres Anak Yatim di Alun-Alun Jember, Rabu (26/12/2018). Kongres Anak Yatim itu diikuti oleh 5.000 anak yatim piatu se-Kabupaten Jember.

Bupati Jember Faida menjelaskan, kongres anak yatim piatu ini merupakan kongres kali pertama. Sebab, lanjutnya, ada sekitar 10.000 anak yatim piatu di Kabupaten Jember.

“Dengan adanya kongres ini, bisa mendata lebih lengkap, dan diketahui 80 persen dari anak yatim piatu belum mempunyai kartu identitas anak dan akte kelahiran,” kata Faida BUPATI jEMBER kepada TribunJatim.com.

Pemerintah Kabupaten Jember, melalui peraturan bupati, telah berkomitmen seluruh anak yatim piatu di Kabupaten Jember berhak atas beasiswa sekolah sampai perguruan tinggi atas biaya Pemkab Jember.

Selain beasiswa, bupati juga menyampaikan pemerintah telah bekerjasama dengan angkutan kota dan angkutan perdesaan serta ojek untuk mengantar anak sekolah. Anak sekolah mendapatkan kupon transport dari pemerintah.

PWNU Jatim Dialog Soal Situasi Suku Uighur di Xinjiang, Tiongkok Bersama Konsul Jendral Tiongkok

Sebelum Disumpah, 21 Pejabat Fungsional yang Dilantik Diminta Berwudhu oleh Bupati Madiun

“Anak yatim piatu adalah warga VVIP yang harus mendapatkan perhatian khusus dan menjadi tanggung jawab besar semua,” tegasnya kepada TribunJatim.com.

Yatim piatu bukan sekedar masalah sosial. Perhatian kepada yatim piatu merupakan tuntunan agama.

“Maka program program untuk yatim piatu akan diseriusi lebih lanjut lagi terkait kebutuhan anak yatim,” ungkapnya kepada TribunJatim.com.

Bupati juga berjanji memfasilitasi anak yatim piatu untuk rekreasi bersama, menikmati taman taman hijau, dan permainan-permainan di Jember .

Sementara menurut Wakil Bupati Jember KH. Abdul Muqit Arief, pemerintah beserta masyarakat yang memerhatikan anak yatim piatu akan mendapatkan barakah Allah SWT.

“Merupakan sebuah kewajiban, panggilan sosial, panggilan kemanusiaan, dan tuntunan agama yang sangat harus mendapatkn perhatian khusus,” tuturnya.

Kongres anak yatim piatu ini juga akan diselenggarakan tiap tahunnya, selama masa jabatan Bupati Jember Faida dan Wabup Jember Muqit.(Sri Wahyunik/TribunJatim.com).

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved