Natal dan Tahun Baru

Jelang Tahun Baru 2019, Polres Bangkalan Larang Bengkel Layani Pemasangan Knalpot Brong

Kasatlantas Polres Bangkalan, AKP Danu Anindhito Kuncoro Putro mengimbau para pemilik bengkel untuk tidak melayani pemasangan knalpot brong.

Jelang Tahun Baru 2019, Polres Bangkalan Larang Bengkel Layani Pemasangan Knalpot Brong
SURYA/AHMAD FAISOL
Satlantas Polres Bangkalan memasang stiker imbauan untuk tidak melayani pemasangan knalpot brong menjelang perayaan malam Tahun Baru di sejumlah bengkel, Jumat (28/12/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Satlantas Polres Bangkalan mendatangi sejumlah bengkel sepeda motor di Jalan KH Moh Cholil, Kelurahan Demangan dan di Jalan Ki Lemah Duwur, Kelurahan Bancaran, Jumat (28/12/2018).

Kehadiran para polisi selempang putih di bengkel-bengkel itu sempat mengagetkan para pemilik bengkel.

Lantaran, KBO Lalu-lintas Ipda Mansyur bersama anggota tiba menjelang bengkel tutup.

Kasatlantas Polres Bangkalan, AKP Danu Anindhito Kuncoro Putro mengungkapkan, pihaknya mengimbau para pemilik bengkel untuk tidak melayani pemasangan knalpot brong menjelang perayaan malam Tahun Baru 2019.

"Ini merupakan bagian dari Operasi Lilin 2018 dan pengamanan Tahun Baru 2019," ungkapnya, JumaT (28/12/2018).

Tahun Baru, Masyarakat Surabaya Dilarang Konvoi & Pesta Kembang Api, Akan Ada Penyekatan Lalu Lintas

Selain mengimbau sekaligus sosialisasi tidak menerima pemasangan kanlpot brong, pemilik bengkel juga diminta menandatangani surat pernyataan untuk tidak menjual knalpot brong.

Danu menegaskan, Pasal 285 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalulintas dan Angkutan Jalan, memang melarang pengunaan knalpot brong.

"Knalpot brong juga memicu konflik sosial akibat suara bising yang ditimbulka," tegasnya.

Danu menuturkan, pihaknya tidak akan segan menindak dengan sanksi tilang dan menyita knalpot brong beserta motornya.

"Kami akan terus menggelar razia di sejumlah titik ataupun razia dengan sistem hunting," katanya.

Komentar Pakde Karwo Soal Realisasi Perda DPRD Jatim yang Hanya 46 Persen dari Target Selama 5 Tahun

Ia menambahkan, pemilik sepeda motor berknalpot brong yang ditilang wajib menjalani sidang setelah tahun baru.

Sedangkan untuk mengambil motor, pemilik harus melengkapi dokumen kendaraan dan pengemudi serta mengganti knalpot standar sesuai spesifikasi pabrikan.

"Termasuk pemakaian ban kecil, tidak ada toleransi. Semua kami tindak sesuai pelanggaran," pungkas Danu. (Ahmad Faisol)

Ifan Seventeen Akui Belum Tahu Soal Kelanjutan Kariernya Jadi Politisi: Aku Harus Meyakinkan Diriku

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Ani Susanti
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved