Sepanjang Tahun 2018, Sebanyak 195 Nyawa Melayang di Jalan Raya Jombang

Sedikitnya 195 nyawa melayang sia-sia dalam kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Jombang, Jawa timur sepanjang tahun ini (2018).

Sepanjang Tahun 2018, Sebanyak 195 Nyawa Melayang di Jalan Raya Jombang
SURYA/SUTONO
Kondisi mobil pick up seusai tertabrak Kereta Api Sri Tanjung di Jombang, Jumat (7/12/2018). 

 TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Sedikitnya 195 nyawa melayang sia-sia dalam kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Jombang, Jawa timur sepanjang tahun ini (2018).

Sebagian besar dari korban yang kehilangan nyawa tersebut merupakan pengendara sepeda motor. Mereka tewas seketika di lokasi kejadian.

Unit Kecelakaan (Laka) Satlantas Polres Jombang mencatat, sepanjang tahun ini total ada sebanyak 1.069 kecelakaan lalulintas, dengan korban meninggal 195 jiwa. Dari total kecelakaan sebanyak itu, mayoritas melibatkan sepeda motor.

Kasat Lantas Polres Jombang, AKP Inggal Widya Perdana mengatakan, ada beberapa faktor yang menjadi penyebab seringnya timbul korban jiwa dalam kecelakaan lalulintas. Namun, yang paling dominan faktor kesalahan manusia atau human error.

"Sebagin besar korban tewas ini karena tidak patuh dengan peraturan lalu lintas. Misalnya ngebut, tidak memakai helm dan tak mengikuti standar keamanan lain dalam berkendara," ujar AKP Inggal Widya Perdana kepada Surya.co.id, Jumat (28/12/18).

Ratusan Warga Surabaya Gelar Deklarasi Waspadai Kembalinya HTI, KH Marzuki Mustamar Ikut Hadir

Kasus Jalan Gubeng Surabaya Ambles, Polda Jatim Akan Tetapkan 3 Tersangka

Ifan Seventeen Akui Belum Tahu Soal Kelanjutan Karirnya Jadi Politisi: Aku Harus Meyakinkan Diriku

Dikatakan Inggal, dari segi umur, jumlah korban tewas didominasi usia dewasa. Meski ada beberapa korban dari kalangan usia pelajar.

Selain korban tewas, dari seribu lebih kejadian kecelakaan sepanjang tahun ini, tercatat 1.200 lebih korban yang mengalami luka-luka.

"Sedangkan dari semua kejadian kecelakaan tadi, total kerugian materi mencapai hampir Rp 1,7 milyar," kata AKP Inggal Widya Perdana kepada TribunJatim.com.

Yang agak menggembirakan, jumlah kecelakaan lalu lintas di Jombang ini turun sebenarnya turun dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2017, tercatat 229 orang meninggal dunia akibat kecelakaan. Sedangkan luka-luka mencapai 1.350 orang.

"Sedangkan jumlah kasus kecelakaannya, pada 2017 tercatat mencapai 1.120 kecelakaan dengan korban tewas 229 orang, dan total kerugian materi Rp 1,8 miliar," pungkasnya kepada TribunJatim.com.(sutono/TribunJatim.com).

Penulis: Sutono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved