Elpiji Meledak, RM Nasi Padang di Kebomas Gresik Habis Dilalap Si Jago Merah

Dua tabung elpiji berukuran 12 kg meledak akibatnya Rumah Makan (RM) Nasi Padang di Jalan Dr Wahidin No. 77, Kecamatan Kebomas dilalap si Jago Merah.

Elpiji Meledak, RM Nasi Padang di Kebomas Gresik Habis Dilalap Si Jago Merah
ISTIMEWA
Rumah makan Nasi Padang di Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, habis terbakar, Selasa (31/12/2018) 

Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Dua tabung elpiji berukuran 12 kg meledak akibatnya Rumah Makan (RM) Nasi Padang di Jalan Dr Wahidin No. 77, Kecamatan Kebomas, habis dilalap si Jago Merah, Senin (31/12/2018) dini hari.

Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Pemkab Gresik, Eka Prapangasta menjelaskan, api berasal dari bagian belakang dan langsung menyambar seluruh bangunan rumah makan.

Seorang pengendara yang kebetulan melintas, melihat langsung amukan si jago merah yang berasal dari ledakan di bagian dapur pukul 02.00 WIB.

Beruntung saat itu, rumah makan sedang kosong. Diketahui, sang pemilik saat kejadian sedang berada di pasar.

“Saat didalam ada dua tabung elpiji ukuran 12 kg yang sudah hancur," kata Eka.

Akibatnya, seisi rumah makan dilalap api. Api yang menyala-nyala membuat warga berusaha membantu petugas dengan alat seadanya.

Cegah Kebisingan dan Ciptakan Kamtibmas Menjelang Tahun Baru 2019, Polres Gresik Sweeping Kendaraan

Petugas sempat mengalami kesulitan dalam menjinakan amukan si jago merah.

Agar tidak menjalar, pihaknya meminta petugas PLN untuk memadamkan listrik, sehingga membutuhkan waktu kurang dari 30 menit.

Sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan, api baru berhasil dipadamkan selama dua jam.

Pemilik warung, Hendra hanya bisa menyelamatkan barang-barang yang tersisa. Ia hanya pasrah meratapi usaha rumah makannya dilalap api.

"Ini semua musibah," ujarnya.

Kapolsek Kebomas, Kompol Edy Jusuf belum dapat memberikan banyak keterangan terkait kebakaran yang terjadi.

Pihaknya sedang menunggu hasil olah TKP untuk memastikan penyebab kebakaran.

"Iya benar, kita masih menunggu hasil olah TKP," ucapnya.

Penulis: Willy Abraham
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved