Tahun Baru, Pemkab Pamekasan Tutup 5 Tempat Karaoke yang Langgar Perda, Sempat Jadi Perhatian Warga

Dinilai melanggar peraturan daerah (Perda), Pemkab Pamekasan menutup lima tempat usaha hiburan dan karaokeyang selama ini beroperasi di Pamekasan.

Tahun Baru, Pemkab Pamekasan Tutup 5 Tempat Karaoke yang Langgar Perda, Sempat Jadi Perhatian Warga
TRIBUNJATIM.COM/MUCHSIN RASJID
Bupati Pamekasan, Badrut Tamam dan Wakil Bupati Pamekasan, Raja’ie, saat menempelkan stiker penutupan karaoke, Selasa (1/1/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN – Dinilai melanggar peraturan daerah (Perda), Pemkab Pamekasan menutup lima tempat usaha hiburan dan karaokeyang selama ini beroperasi di Pamekasan tepat di hari pertama Tahun Baru 2019, Selasa (1/1/2019).

Kelima tempat usaha hiburan dan karaoke di Pamekasan yang ditutup, yakni karaoke yang menyatu dengan Hotel dan Restoran Putridi Jl Trunojoyo, Kafe Puja Seradi Jl Niaga, Kafe & Resto King Man di Kelurahan Kolpajung, Kafe Kampung Q-ta di Jl Wahid Hasim dan Karaoke Dapur Desa di Jl Raya Trasak, Kecamatan Pademawu, Pamekasan.

Penutupan kelimat tempat hiburan ini dilakukan Bupati Pamekasan, Badrut Tamam dan Wakil Bupati Pamekasan, Raja’ie, beserta Kapolres Pamekasan, AKP Teguh Wibowo, Dandim 0826 Pamekasan, Letkol Inf M Effendi, Pj Sekdakab Pamekasan, Mohammad Alwi, Satpol PP, dan pimpinan sejumlah ormas Islam, di antaranya Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Laskar Pembela Islam (LPI).

Pemuda di Pamekasan Nekat Konvoi dan Pesta Musik Saat Malam Tahun Baru, Lalu Lintas Sempat Macet

Namun dari lima tempat hiburan yang didatangi untuk ditutup itu, hanya di Hotel dan Restoran Putri, bupati dan rombongan ditemui pemiliknya, Lina.

Sedang di empat tempat hiburan lainnya kebetulan tutup, tidak ada kegiatan dan tidak ada orang yang menemui.

Sehingga bupati dan rombongan berdiri di depan pintu sambil menembelkan stiker Perda.

Tutup Tahun, PT POS Pamekasan Perketat Pemeriksaan Kiriman Demi Stop Peredaran Narkoba

Kali pertama bupati dan rombongan mendatangi Hotel dan Restoran Putri.

Di tempat itu bupati ditemui Lina, pemilik hotel.

Bupati menjelaskan kedatangannya  untuk menutup tempat hiburan karaoke di lokasi itu, yang disertai penyodoran map oleh Satpol PP kepada Lina agar ditandatangani.

Tapi Lina tidak segera membubuhkan tanda tangan, melainkan masih membaca isi mapnya terlebih dulu.

Halaman
12
Penulis: Muchsin Rasjid
Editor: Ani Susanti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved