Jualan Sabu Saat Tahun Baru, Pemuda dari Bangkalan Ini Dijebloskan ke Tahanan

Jualan Sabu Saat Tahun Baru, Pemuda dari Bangkalan Ini Dijebloskan ke Tahanan.

Jualan Sabu Saat Tahun Baru, Pemuda dari Bangkalan Ini Dijebloskan ke Tahanan
SURYA/AHMAD FAISOL
Tersangka narkoba Suhul (27), warga Desa Perreng Kecamatan Burneh ketika disidik di Mapolsek Burneh, Rabu (2/1/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Biasanya, segudang harapan terbaik digantungkan masyarakat di setiap awal pergantian tahun.

Namun tidak demikian bagi M Suhul (27), warga Desa Perreng Kecamatan Burneh.

Pemuda berperawakan kurus itu malah mendekam dalam ruang tahanan Mapolres Bangkalan, Rabu (2/1/2019).

Ia ditangkap personel gabungan Satreskrim Polres Bangkalan dan Polsek Burneh karena kepemilikan narkoba jenis sabu.

Jelang Tahun Baru 2019, Polres Bangkalan Larang Bengkel Layani Pemasangan Knalpot Brong

"Proses sidik (penyidikan) di mapolsek. Namun tahanan dititipkan di mapolres," ungkap Kapolsek Burneh Iptu Eko Siswanto.

Kasubbag Humas Polres Bangkalan AKP MW Santoso menambahkan, polisi menyita barang bukti sejumlah plastik poketan berisikan sabu siap edar.

"Ada satu poket klip plastik besar di dalamnya berisi 5 poket klip plastik kecil isi sabu seharga Rp 100 ribu dengan berat kotor 0,52 gram (4 poket) dan satu poketan 0,51 gram," ujar WM Santoso.

Selain itu, polisi juga menyita sebuah plastik klip kecil isi sabu seharga Rp 500.000 dengan berat 0,76 gram.

Operasi Lilin Semeru 2018, Satlantas Polres Bangkalan Serukan Pemilu Damai di Pos Pelayanan Suramadu

Total barang bukti milik Sihul seberat 2,83 gram.

"Termasuk sebuah timbangan digital berwarna silver dan beberapa kantong plastik klip kosong berukuran kecil," jelasnya.

WM Santoso memaparkan, penangkapan Sihul berawal dari penggerebekan di rumah DPO sabu Mat Dakkir.

Kala itu Sihul akan melayani pembeli sabu.

"Di rumah DPO itu kami juga membekuk tersangka pemerkosaan atas nama MS," paparnya.

Sihul dijerat Pasal 114 ayat (1) sub 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman kurungan pidana minimal 5 tahun penjara.

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved