Korban Bacok di Tuban Belum Sadarkan Diri, Kepala dan Dada Alami Luka Serius

Muji (55) warga Kembangbilo, Kecamatan/ Kabupaten Tuban, terkulai lemah di atas kasur perawatan RSUD Dr Koesma Tuban, Rabu (2/12/2018).

Korban Bacok di Tuban Belum Sadarkan Diri, Kepala dan Dada Alami Luka Serius
SURYA.CO.ID/M SUDARSONO
Didamping istri dan anak, korban pembacokan di sebuah warung masih terkulai lemah di rumah sakit belum sadarkan diri 

Laporan Wartawan Surya, Mochamad Sudarsono

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Muji (55) warga Kembangbilo, Kecamatan/ Kabupaten Tuban, terkulai lemah di atas kasur perawatan RSUD Dr Koesma Tuban, Rabu (2/12/2018).

Didampingi istrinya Puntiana dan anaknya Anisah (11), korban bacok itu masih dalam kondisi tak sadarkan diri, usai dibacok Parsilan (48) warga Desa Sumurgung, Kecamatan setempat, di sebuah warung kopi di Dusun Lidan, Desa Kembangbilo, Selasa kemarin, sore.

Dari data medis pihak rumah sakit, korban mengalami luka bacok di bagian dada kiri samping, di bawah ketiak sampai punggung panjang 20 cm dan dalam 15 cm.

Kemudian di bagian kepala (dahi) mengalami luka sepanjang 15 cm dengan kedalaman 1 cm.

"Korban masih belum sadarkan diri, baru saja di operasi," Kata kepala ruangan Bougenville, Lilik Suharti Amd Kep, saat mengecek kondisi korban. 

Sementara itu, Puntiana mengatakan, korban saat itu melerai pertikaian antara Sumari, warga Dusun Koro, Desa Pongpongan dengan pelaku.

Berawal dari Bercanda di Warung, Pria di Tuban Tega Bacok Pengunjung Lain

Di mana saat keduanya bercanda di sebuah warung, pelaku menghantamkan gelas kaca ke kepala Sumari hingga terluka.

Lalu suaminya bermaksud melerai, namun akhirnya menjadi sasaran emosi Parsilan.

"Saat dilerai Parsilan sempat pulang, lalu kembali dan membawa sebilah sabit digunakan untuk membacok Muji. Padahal mereka semua juga saling kenal, sudah biasa," Ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Tuban, AKP Subagyo menyatakan, pelaku saat ini sudah ditahan karena telah melakukan penganiayaan.

Pelaku melakukan perbuatan tersebut diduga karena terjadi salah paham. Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.

"Pelaku diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun, karena mengakibatkan luka-luka berat," Pungkasnya.(nok)

Penulis: M Sudarsono
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved