Harga Emas Naik, Warga Pamekasan Padati Toko Emas Untuk Menjual Logam Mulia

Memasuki pergantian tahun sejumlah toko emas di Kabupaten Pamekasan ramai dikunjungi warga untuk menjual emas. Sebab harga emas saat ini sedang naik.

Harga Emas Naik, Warga Pamekasan Padati Toko Emas Untuk Menjual Logam Mulia
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Ramainya toko emas surabaya di Jalan Peayaman, Kabupaten Pamekasan, Kamis (3/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Memasuki pergantian tahun baru 2019 sejumlah toko emas di Kabupaten Pamekasan ramai dikunjungi warga untuk menjual emas. Sebab harga emas saat ini sedang naik.

“Dalam beberapa hari ini mulai naik, meski sempat turun-naik. Saat ini lebih banyak yang menjual emas dibanding yang membeli," kata M. Arsun (50) salah seorang pekerja toko emas surabaya yang berada di Jalan Peayaman, Pamekasan, Kamis (3/1/2019).

Warga setempat memang masih menganggap emas sebagai perhiasan yang paling berharga dibanding lainnya.

Karena itulah, transaksi emas diyakini akan selalu tinggi dan harga cenderung akan meningkat dari tahun ke tahun.

Saat ini harga emas untuk di toko emas surabaya mematok untuk emas kadar 75 persen per gram Rp 450 sebelumnya Rp 430 ribu naik Rp 20 ribu dari harga sebelumnya.

Masuk Hari Kedua Tahun Baru 2019, Bukit Pantai Jumiang Pamekasan Dikunjungi 5000 Wisawatan

M. Arsun menuturkan kenaikan emas terjadi sejak memasuki awal tahun pada tanggal 1 Januari 2019.

"Rata - rata per hari antara 400 hingga 500 penjual," ujarnya.

Ia menambahkan, berbagai alasan warga terkait kecenderungan menjual emas saat ini.

Ada yang menjual emas karena kebutuhan ekonomi dan ada juga karena kebutuhan untuk persiapan tanam padi.

Hal lain ada juga yang membeli dalam bentuk perhiasan untuk dipakai dan ada pula yang ingin menyimpannya sebagai investasi jika sewaktu-waktu dibutuhkan siap dijual saat harga kembali naik.

“Kalau saya menjual emas karena buat persiapan modal tanam padi. Kebetulan lagi gak ada uang, apalagi harga emas naik 20 ribu seperti sekarang. Satu emas juga tidak ada masalah, kan lumayan untuk nambah persiapan modal. Karena harga emas kadang juga gak stabil," kata Hartatik (48) salah seorang yang menjual emas ke toko emas Surabaya warga Desa Kolpajung, Pamekasan.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved