Mengintip Kegigihan Slamet, Difabel Jombang yang Hidupi Keluarga dengan Buat Sangkar Burung

Slamet (61) memang memiliki keterbatasan fisik, berupa cacat polio pada kedua kakinya. Namun warga Jombang, ini enggan gantungkan hidup ke orang lain

Mengintip Kegigihan Slamet, Difabel Jombang yang Hidupi Keluarga dengan Buat Sangkar Burung
SURYA/Sutono
Slamet (61) penyandang disabilitas polio, warga Jombang saat membuat sangkar burung yang digelutinya untuk bertahan hidup dan menghidupi keluarga. 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Slamet (61) memang memiliki keterbatasan fisik, berupa cacat polio pada kedua kakinya.

Namun warga Kelurahan Jelakombo, Kecamatan/Kabupaten Jombang, ini enggan menggantungkan hidupnya ke orang lain.

Dia tegas memilih bertahan hidup dan sekaligus menghidupi keluarganya dengan menjadi perajin sangkar burung berbahan kayu limbah.

Ditemui di rumahnya yang sangat sederhana, Slamet tampak sedang sibuk dengan kegiatan membuat sangkar burung yang jadi pekerjaannya itu.

(5 Potret Cantiknya Harleyava Princy, Anak Ferry Maryadi yang Kini Mulai Beranjak Remaja

Ayah dari dua anak ini menjadikan teras rumahnya sebagai bengkel kerja.

Tangannya tampak cekatan, seolah memang sudah terlatih, memotong setiap bilah kayu sesuai pola yang sudah dibuat sebelumnya.

Dengan telaten namun cukup cepat, dia menghaluskan permukaan potongan-potongan kayu itu secara manual dengan ampelas.

Lantas dengan alat bor manual, dia membuat lubang-lubang sebagai tempat memasang jeruji sangkar.

Slamet selanjutnya merangkai kayu-kayu yang telah dihaluskan menjadi sebuah sangkar burung. Bentuknya secara garis besar segi empat, namun di beberapa sisi ditambah variasi ukiran.

Kondisi kedua kaki Slamet yang kecil tak seperti kaki lelaki dewasa pada umumnya, kendati begitu tak menghambat kesibukannya membuat sangkar burung.

Halaman
123
Penulis: Sutono
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved