Warga Desa Aeng Sareh Manfaatkan Pindahnya Pasar Hewan Sampang untuk Raup Rupiah

Kepala Desa Aeng Sareh, Makiri bersyukur Pasar hewan Sampang pindah ke area pimpinannya pada Kamis (3/1/2019).

Warga Desa Aeng Sareh Manfaatkan Pindahnya Pasar Hewan Sampang untuk Raup Rupiah
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Pasar hewan Sampang di lokasi baru Desa Aeng Sareh Kecamatan Sampang kabupaten Sampang, kamis (3/1/19). 

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Kepala Desa Aeng Sareh, Makiri menanggapi pindahnya pasar hewan ke Desa Aeng Sareh, kamis (3/1/19) ke area pimpinannya.

"Alhamdulilah saat dipindahnya pasar hewan ke Desa Aeng Sareh, masyarakat Desa Aeng Sareh bisa bekerja yang sebelumnya tidak ada penghasilan", Ujarnya.

Tapi Makiri sempat mengawatirkan soal tanah di pasar hewan Sampang yang baru.

Tanah di lokasi pasar yang baru bukan sejenis sirtu, jika terjadi hujan, tanah tersebut akan becek.

(Kubu Prabowo Sebut Tes Baca Al Quran Tak Relevan, Politisi NasDem Usulkan Lomba Adzan)

(Djadjang Nurdjaman Akui Sedang Rayu Pemain dari Klub Lain Agar Bermain di Persebaya)

"Jika terjadi hujan, tanah di pasar itu akan becek, mobil pedagang (Seperti pedagang sapi) tidak akan bisa masuk ke dalam pasar", katanya.

Lelaki itu pun sempat menegaskan soal tidak adanya pengelolahan pasar dengan kerja sama antara pemerintah Kabupaten Sampang dengan Desa Aeng Sareh.

"Seperti tanah atau lahan pasar, itu milik pemerintah bukan milik Desa Aeng Sareh ataupun Saya sendiri", tegasnya.

Hanya saja, kini warga desa dilibatkan dalam mengurus pasar, warga yang sebelumnya tidak bekerja kini bisa menghasilkan uang.

"Dengan menggunakan halaman rumahnya menjadi tempat parkir dan adapun yang berjualan di dalam pasar", ujarnya kepada TribunMadura.com.

(Besok, 10 Unit Suroboyo Bus yang Baru Beroperasi, Penumpang Berharap Tak Perlu Menunggu Lama Lagi)

(Kubu Prabowo Sebut Tes Baca Al Quran Tak Relevan, Politisi NasDem Usulkan Lomba Adzan)

Melalui pengamatan TribunMadura.com, tempat parkir pasar hewan baru yang terletak di luar area pasar, menggunakan halaman rumah.

Kepadala desa Aeng Aeng Sareh itu mendapatkan informasi bahwa pasar akan di tembok dan juga di pafing, ia berharap agar hal itu cepat direalisasikan.

Dan meminta kepada pemerintah kabupaten Sampang untuk selalu mengkondisikan jalan, agar tidak terjadi kemacetan saat perdagangan hewan berlangsung.

Reporter: TribunMadura.com, Hanggara Pratama

(Mau Kabur dari Poskamling, Pelaku Perkosaan Pelukis Henna dari Bangkalan Ini Ditembak Polisi)

(Djadjang Nurdjaman Akui Sedang Rayu Pemain dari Klub Lain Agar Bermain di Persebaya)

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved