Baru Tiga Bulan di Rehabilitasi, Plafon Bekas Ruang Kepsek SD di Pasuruan jebol

Plafon SDN Kidul Dalem 3 Bangil, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, ambruk pada Kamis (3/1/2018) malam.

Baru Tiga Bulan di Rehabilitasi, Plafon Bekas Ruang Kepsek SD di Pasuruan jebol
SURYA/GALIH LINTARTIKA
Plafon Bekas Ruang Kepsek SDN Kidul Dalem 3 Bangil Pasuruan jebol 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Plafon SDN Kidul Dalem 3 Bangil, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, ambruk pada Kamis (3/1/2018) malam.

Saat itu, sudah tidak aktivitas apapun di dalam ruang rapat yang sebelumnya merupakan ruangan kerja kepala sekolah (kepsek).

Perlu diketahui, bangunan ini baru saja direhab tiga bulan yang lalu. Rehab dilakukan untuk memanfaatkan bekas ruang kepsek menjadi ruang rapat guru.

Namun kondisinya sekarang rusak parah. 

(Anggota Satpol PP Kota Surabaya Bantu Warga Dupak Bangunsari Angkut Material Sisa Pembongkaran)

(Founder 031 Brompton Berharap Acara First Sunday Ride Jadi Wadah Komunitas Sepeda Surabaya)

Salah satu penjaga sekolah, Anto, mengatakan, plafon ambruk, setelah kawasan di sekitar sekolah ini diguyur hujan deras.

Tak lama, terdengar suara benturan yang sangat keras. Ia pun bergegas mendatangi sumber suara itu.

Ia melihat bahwa plafon dan penyangganya sudah berserakan di bawah.

"Saya langsung bersihkan. Saya lihat ternyata di atas plafon ini banyak air. Kemungkinan ada genteng yang bocor sehingga air masuk ke dalam dan ngendon di plafon. Karena gak kuat plafonnya akhirnya jebol," tambah dia

Tamat, kepala sekolah SDN Kidul Dalem 3 Bangil, tidak banyak memberikan keterangan terkait hal ini.

Ia pun menyarankan TRIBUNJATIM.COM agar langsung menanyakan masalah pengerjaan kontruksi tersebut ke Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan langsung.

(Promo Chatime Cashback 40% via Go-Pay Sepanjang Bulan Januari 2019, Simak Syarat dan Ketentuannya!)

(Kenali Tipe-tipe Teman Palsu yang Bisa Menjatuhkanmu, Patut Diwaspadai & Jangan Sampai Terjebak!)

“Mungkin ambruknya atap dikarenakan hujan yang lebat, kalau masalah pengerjaan pembangunan langsung saja bertanya ke Dinas Pendidikan, karena yang mengerjakan adalah CV yang turun langsung dari Dinas,” terang Tamat.

Sejujurnya, ia pun kecewa. Ia merasa seharusnya bangunan ini kuat dan tidak akan rusak dalam beberapa tahun ke depan.

Kenyataannya, masih tiga bulan plafon pun rusak.

"Nanti saya akan minta dinas menyampaikan ke CV agar bertanggung jawab atas kejadian ini," tutupnya.

Reporter: Surya/Galih Lintartika

(Anggota Satpol PP Kota Surabaya Bantu Warga Dupak Bangunsari Angkut Material Sisa Pembongkaran)

(Berkas Lamaran di PMK Surabaya Terlanjur Masuk, 4 Peserta Perempuan Diperbolehkan Ikuti Tes Samapta)

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved