VIDEO: Suasana Pembongkaran Rumah Semi Permanen Dukuh Krembangan, Dupak Surabaya

Puluhan Petugas Satpol PP Surabaya membantu proses pengangkutan material sisa pembongkaran rumah warga Jalan Demak Solotigo Dukuh Krembangan

VIDEO: Suasana Pembongkaran Rumah Semi Permanen Dukuh Krembangan, Dupak Surabaya
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
Petugas Satpol PP angkut material sisa pembongkaran warga Dukuh Krembangan Dupak Surabaya pada Jumat (4/1/2019) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com,  Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Puluhan Petugas Satpol PP Surabaya membantu proses pengangkutan material sisa pembongkaran rumah warga Jalan Demak Solotigo Dukuh Krembangan, Jumat (4/1/2019).

Material sisa pembongkaran rumah didominasi material berbahan kayu dan bongkahan batu bata.

Petugas bersama warga bergotong-royong memindahkan material sisa pembongkaran ke dalam karung, lalu mengangkut ke atas truk milik Satpol PP.

Menurut Mulyadi Ketua RT 12, warganya tidak memiliki fasilitas untuk mengangkut dan memeindahkan sampah sisa material bangunan pembongkaran rumahnya.

(Intip Potret Liburan Widuri Putri, Anak Dwi Sasono & Widi Mulia Pemeran Ara di Film Keluarga Cemara)

(Pertama Kali, Mens Fashion Style 2019 akan Digelar di Grand City Mall, Usung Konsep Cosmo Lite Etnic)

Pemkot Surabaya menjanjikan para warga yang terdampak pembongkaran, untuk direlokasi ke rumah susun (Rusun).

Proses relokasi ke Rusun akan dilakukan oleh Pemkot Surabaya, setelah pendataan yang dilakukan oleh Dinas Sosial (Dinsos) terhadap warga.

Mulyadi menjelaskan, proses pembongkaran yang dilakukan Pemkot Surabaya pada Rabu (2/1/2019) kemarin, tidak menimbulkan gejolak dari warga.

Warga, menurut Mulyadi, sudah sadar dan tahu kalau rumahnya berdiri di atas tanah yang difungsikan Pemkot Surabaya sebagai jalur akses truk sampah ke rumah pompa Kecamtan Krembangan.

(Jokowi Tinjau Waduk Bendo di Ponorogo, Berharap Hasil Panen Petani Meningkat 3 Kali Setahun)

(Pertama Kali, Mens Fashion Style 2019 akan Digelar di Grand City Mall, Usung Konsep Cosmo Lite Etnic)

“warga sudah sadar kalau rumahnya ada di tanah Pemkot, tapi alhmadulillah pihak pemkot memfasilitasi warga dnegan merelokasi ke rusun,” katanya pada TribunJatim.com

Sembari menunggu kejelasan relokasi, warga saat ini berupaya membenahi rumahnya yang dibongkar sebagian.

Paling tidak sisi belakang rumah tidak terbuka dan air hujan tidak masuk ke ruangan.

(Bulog Divre Jatim Pastikan Harga Beras di Operasi Pasar Lebih Murah dari Harga Pasaran)

(Hadirkan 30 Desainer di Surabaya, Mens Fashion Style 2019 Optimistis Jadi Trendsetter Fashion Pria)

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved