Apes, Perampas Ponsel di Bangkalan Malah Kabur ke Kampung Tempat Tinggal Korban

Romdhan (22), warga Larangan Pamekasan terpaksa menurut digelandang ke kantor polisi gara-gara merampas ponsel.

Apes, Perampas Ponsel di Bangkalan Malah Kabur ke Kampung Tempat Tinggal Korban
SuaraDewata.com
ilustrasi pencurian ponsel 

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Romdhan (22), warga Larangan Pamekasan terpaksa menurut digelandang ke kantor polisi gara-gara merampas ponsel.

Bagaimana tidak, bukannya kabur dari kejaran korban, Romdhan malah arahkan sepeda motornya ke kampung tempat tinggal korban.

Kontan saja, warga Kampung Salam Desa Kranggan Timur Bangkalan berhamburan ikut mengejar hingga menghentikan laju motor pelaku.

"Pelaku tidak mengerti medan dan malah kabur ke kampung korban," ungkap Kapolsek Tanah Merah AKP Andi Bahtera kepada Surya, Jumat (4/1/2019).

(Harga Ikan hingga Udang di Pasar Ikan Lamongan Melonjak Akibat Pasokan Menurun & Nelayan Tak Melaut)

(Kahiyang Ayu Bereaksi Anaknya Dinyinyir Netizen, Unggah Tulisan Sahabat Soal Haters: Hempaskan Saja)

Perampasan ponsel terjadi ketika korban, Muzayyanah (25), warga Desa Kranggan Timur Bangkalan pulang kerja pada Kamis (3/1/2019) malam.

Ketika melintas di Jalan Raya Desa Pangeleyean, Tanah Merah, korban yang mengendarai Honda Beat bersama rekannya dipepet pelaku.

AKP Andi menjelaskan, korban baru saja menutup telpon dan meletakkan ponsel di kolong bawah setir sisi kiri.

Hal itu diketahui pelaku yang berada tepat di belakang korban dalam perjalanan dari Surabaya menuju Pamekasan.

"Korban nyaris terjatuh karena motor oleng. Pelaku seorang diri mengendarai Honda Scoopy menyalip dan mengambil ponsel korban dari sisi kiri," jelasnya.

Terkejut dengan aksi pelaku, korban Muzayyanah mengejar sambil berteriak 'jambret'.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved