Angka Pengangguran Terbuka Kota Kediri Turun

Untuk pertama kalinya angka pengangguran terbuka di Kota Kediri berhasil turun di bawah angka pengangguran terbuka Provinsi Jawa Timur. Pada 2018 ang

Angka Pengangguran Terbuka Kota Kediri Turun
Surya/Haorrahman
Suasana Job Fair 2017, Rabu (6/9/2017) 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Untuk pertama kalinya angka pengangguran terbuka di Kota Kediri berhasil turun di bawah angka pengangguran terbuka Provinsi Jawa Timur. Pada 2018 angka pengangguran di Kota Kediri sebesar 3,63 persen, sedangkan Provinsi Jawa Timur lebih tinggi di angka 3,99 persen.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kediri Ellyn T Brahmana pada seminar yang berlangsung di Command Center Balai Kota Kediri, Senin (7/1/2019).

Dikemukakan, bila menilik ke belakang, pada 2014 angka pengangguran terbuka di Kota Kediri sebesar 7,66 persen dan Provinsi Jawa Timur sebesar 4,49 perse , tahun 2015 angka pengangguran berada diangka 8,46 persen dan Provinsi Jawa Timur diangka 4,47 persen.

Sementara pada 2017 angka pengangguran di Kota Kediri sebesar 4,68 persen dan Provinsi Jawa Timur sebesar 4,00 persen.

Selain itu, berbagai indikator seperti tingkat inflasi yang stabil dan relatif rendah, meningkatnya pertumbuhan ekonomi, menurunnya angka kemiskinan. Meningkatnya investasi di Kota Kediri juga menunjukkan tren yang positif.

Deddy Corbuzier Ngaku Pernah Ditawar Seharga Rp2 Miliar oleh Tante-tante Cantik, Tapi Ia Tolak

VIDEO: Polda Jatim Kantongi Identitas 145 Artis dan Model Terkait Prostitusi Online

Pada 2018, Kota Kediri berhasil menekan kemiskinan sebesar 7,68 persen berdasarkan rilis resmi BPS.

Ellyn mengungkapkan, jumlah penduduk miskin di Kota Kediri turun signifikan sejak 2017 yang menyentuh angka 8,49 persen. Penurunan kemiskinan pada 2018 ini, berada di bawah capaian nasional sebesar 9,82 persen dan capaian Jawa Timur sebesar 10,98 persen.

Sementara untuk tingkat pengangguran terbuka Kota Kediri mengalami penurunan sebesar 1,05 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang berada diangka 4,68 persen.

Pada 2017, pertumbuhan ekonomi Kota Kediri non industri tembakau mencapai 7.02 persen atau meningkat sebesar 0,80 persen dari tahun sebelumnya sebesar 6,22 persen. Sedangkan, laju inflasi Kota Kediri 2018 sebesar 1,97 persen (yoy) atau lebih rendah jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar 3,44 persen (yoy). Bahkan inflasi Kota Kediri terendah se Jawa – Bali.

Sementara Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengungkapkan berkat kerja sama yang kompak dan solid bersama stakeholder terkait membuahkan capaian positif. Salah satunya turunnya jumlah penduduk miskin, angka pengangguran terbuka, tingkat inflasi yang rendah serta meningkatnya pertumbuhan ekonomi Kota Kediri non industri tembakau.

Halaman
12
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved