Baru Dipasang, PJU Telaga Sarangan Jadi Sasaran Maling

Dua pekan dipasang, Dua ratus penerangan jalan umum (PJU) yang mengelilingi Telaga Pasir Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan hampir seluru

Baru Dipasang, PJU Telaga Sarangan Jadi Sasaran Maling
Surya/ Doni Prasetyo
Lanjar pemilik warung Timur TPA, Selatan Telaga Pasir, Sarangan. Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, menunjukan tiang lampu yang sudah tidak ada bohlam dan kup lampu. 

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Dua pekan dipasang, Dua ratus penerangan jalan umum (PJU) yang mengelilingi Telaga Pasir Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan hampir seluruhnya bohlam dan kap-nya hilang dicuri maling.

Tidak hanya itu, fasilitas umum yang di pasang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan juga jadi korban vandalisme.

"Dengan dipasang PJU diseputar Telaga Pasir Sarangan ini, banyak pedagang dan warung yang berani jualan hingga larut malam, seperti saat malam tahun baru kemarin," kata Lanjar, pemilik warung makanan Timur Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Selatan Telaga Pasir Sarangan ini kepada Surya, Senin (7/1-2019).

Menurut Lanjar, pelaku yang mencuri bohlam dan kap PJU itu datang ke tempat wisata Sarangan dengan menyaru sebagai pengunjung. Biasanya naik sepeda motor berboncengan.

"Banyak yang memergoki, kalau pelaku pencurian bohlam dan kap PJU di sekeling Telaga Sarangan itu dua pemuda yang berboncengan motor," jelas penjual sate kelinci dan jagung bakar ini kepada TribunJatim.com.

Dikatakan Lanjar, bahkan ada warga yang hampir menangkapnya, tapi karena mengingat keselamatan wisatawan yang banyak berjalan mengelilingi telaga Sarangan, pelaku pencurian itu dibiarkan lepas.

Artis Vanessa dan Avriellia Datang ke Polda Jatim Lagi, Serahkan Barang Bukti Uang Tunai

Deddy Corbuzier Ngaku Pernah Ditawar Seharga Rp2 Miliar oleh Tante-tante Cantik, Tapi Ia Tolak

"Sebenarnya, warga itu mau teriak, tapi kita mikir keselamatan wisatawan yang berjalan jalan di seputar telaga Sarangan. Kita takut kalau pencuri itu kita kejar, kemudian pelaku membabi buta, dan malah menabrak wisatawan, kan yang repot warga disini,"ujar Lanjar.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Magetan Bambang Setiawan "Bobo" membenarkan terjjadinya pencurian bohlam, dan kap PJU yang dipasang disekeliling Telaga Pasir Magetan itu.

"Saya mendapat laporan dari staf ssya di Disparbud. Tapi data PJU yang dirusak itu ada berapa dari PJU terpasang di sekeliling itu," kata Bobo kepada TribunJatim.com.

PJU terpasang, lanjut Bambang Bobo, belum diketahuj, begitu juga berapa jumlah bohlam dan kap PJU yang jadi korban pencurian serta pengrusakan oleh pelaku.

"Saya belum tahu jumlah terpasang dan yang hilang, atau dirusak pelaku. Karena hingga kini proyek itu belum diserahkan dan masih tanggungjawab kontraktor,"kata Bambang Setiawan "Bobo".

Pencurian bohlam dan pengrusakan PJU sebagai fasilitas umum yang dibiayai negara dan terpasang di seputar tempat wisata Sarangan tidak hanya terjadi ini kali, sebelumnya sekitar 100 unit PJU di Mojosemi, Plaosan yang dibangun Dinas Perhubungan (Dishub) juga dicuri dan dirusak.

"PJU kita di Mojosemi juga hilang dan dirusak. Jumlahnya sebanyak 100 umit. Saat ini kita sudah mengajukan anggaran untuk memasang kembali PJU di lokasi gelam di sepanjang jalur Mojosemi,"kata Sungkono, Kabid Penindakan Dinas Perhubungan Kabupaten Magetan kepada Surya, Senin (7/1-2019). (Doni Prasetyo/TribunJatim.com).

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved