Filosofi Batik Sekar Jagad yang Tertempel Pada 90 Mobil Dinas Milik Pemkab Pamekasan

Motif Batik Sekar Jagad adalah salah satu motif batik khas Pamekasan. Hari ini Pemkab Pamekasan melaunching 90 mobil dinas yang dibranding batik Seka

Filosofi Batik Sekar Jagad yang Tertempel Pada 90 Mobil Dinas Milik Pemkab Pamekasan
Tribunjatim.com/Kuswanto Ferdian
Salah satu mobil dinas milik Pemkab Pamekasan yang di branding batik sekar jagad, Senin (7/1/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Motif Batik Sekar Jagad adalah salah satu motif batik khas Pamekasan.

Hari ini Pemkab Pamekasan melaunching 90 mobil dinas yang dibranding batik Sekar Jagad.

Namun masih banyak masyarakat Pamekasan yang belum mengetahui makna batik Sekar Jagad yang tertempel di 90 mobil dinas milik Pemkab Pamekasan tersebut.

Menurut Herdyanto Wijaya, Desainer Pamekasan, motif batik sekar jagad mengandung makna kecantikan dan keindahan sehingga orang lain yang melihat akan terpesona.

"Ada pula yang beranggapan bahwa motif Sekar Jagad sebenarnya berasal dari kata "kar jagad" yang diambil dari bahasa Jawa Kar=peta, Jagad=dunia, sehingga motif ini juga melambangkan keragaman di seluruh dunia," ujarnya kepada TribunJatim.com, Senin (7/1/2019).

"Namun, ada pula yang mengatakan bahwa sekar jagad berasal dari kata sekar yang berarti bunga dan jagad yang berarti dunia. Ini menggambarkan bahwa batik sekar jagat bermakna keindahan dan keanekaragaman bunga di seluruh dunia. Hal ini sekali lagi menekankan bahwa batik sekar jagad memiliki makna filosofis keindahan dan keanekaragaman," jelasnya kepada TribunJatim.com.

Pada sehelai kain batik dapat ditemukan makna tentang hubungan serasi dan harmonis antara manusia dengan Sang Pencipta, manusia dengan alam, dan juga dengan sesamanya.

Tidak hanya itu, motif pada batik sekar jagad juga menyimpan pesan kearifan lokal suatu masyarakat tertentu.

"Oleh karena itu warisan leluhur ini harus dilestarikan, termasuk batik sekar jagad yang sangat terkenal dan juga mejadi icon Batik di Pamekasan," katanya kepada TribunJatim.com.

Herdyanto Wijaya menambahkan, corak pada Batik Sekar Jagad tak luput akan makna dan filosofi yang berisikan ajaran moral untuk menuntun manusia ke arah keluruhan.

Pada setiap corak dan goresan pada bunganya memiliki pemaknaan tersendiri seperti Kabung, bhàng kenari, bhâng ghàddhung, bhâng camplong, bhâng cengkè, bhâng jherruk, padi merras, bherres dumpa, tè lèntè, rebbhâ monnyo', polèng, dhuwâ', kerang korkor, ramo'tolang, ramo'kepped, mata kètèran, cangghâ, cakar ajâm, sèssè', bhelling belle, cabâng.

"Coba lihat pada latar belakang kainnya berwarna putih melambangkan hamparan peta dunia. Kata kar dalam bahasa Belanda memiliki arti peta, sedangkan jagad berasal dari bahasa Jawa yang artinya dunia. Inti dari makna yang disampaikan corak sekar jagad adalah keanekaragaman, baik yang terdapat di Indonesia, Pamekasan maupun seluruh dunia. kemudian, batik ini juga menampilkan makna kecantikan serta keindahan sehingga memesona siapapun yang melihatnya," imbuhnya.

Keanekaragaman batik Sekar Jagad tersebut berwujudkan motif bercorak geometris yang berulang dengan cara ceplok atau dipasangkan secara bersisian.

Hal ini mengandung maksud akan arti keindahan serta keluhuran kehidupan di alam dunia.

Penampakan batik sekar jagad umumnya bernuansa bebungaan dengan variasi warna pada masing-masing bagiannya. (Kuswanto Ferdian/TribunJatim.com).

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved