Genjot Pertumbuhan Double Digit, AXI Akan Tambah Dua Layanan Platform Baru

PT Astragraphia Xprins Indonesia (AXI) memproyeksikan mampu meraih pertumbuhan double digit di 2019 dibandingkan tahun sebelumnya.

Genjot Pertumbuhan Double Digit, AXI Akan Tambah Dua Layanan Platform Baru
TRIBUNJATIM.COM/ARIE NOER RACHMAWATI
Seorang SPG yang menunjukkan satu di antara brand smartphone di pameran New Year Sale Atrium WTC E-Mall Surabaya Lantai 3, Selasa (8/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Arie Noer Rachmawati

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - PT Astragraphia Xprins Indonesia (AXI) memproyeksikan mampu meraih pertumbuhan double digit di 2019 dibandingkan tahun sebelumnya.

Satu di antara upaya untuk meraih hal tersebut pihaknya akan terus berfokus pada pengembangan layanan digital terutama Business-to-Business (B2B) dan Business-to-Government (B2G).

"Kami juga akan perluas produk dan layanan, operational excellence hingga inovasi pada pengembangan fitur platform," ujar Presiden Direktur PT Astragraphia Xprins Indonesia, Sahat Sihombing, Selasa (8/1/2019).

Termasuk di 2019 nanti, lanjut dia, pihaknya akan merilis dua layanan baru untuk mempermudah konsumen dalam menjalankan bisnisnya.

"Bagi kami tahun ini akan menjadi tahun yang cerah bagi AXI," lanjutnya lagi kepada TribunJatim.com.

Pasalnya, berdasarkan catatan Kementerian Perindustrian mulai 2019, industri digital nasional diproyeksikan tumbuh di atas 11 persen per tahun.

Deklarasikan Diri Dukung Jokowi- KH Maruf Amin, PBB Berharap Melaju Mulus di Pileg 2019

Soal Prostitusi Online, Dosen Psikologi Ubaya Minta Masyarakat Jangan Hanya Menjudge Korban

Hal ini dikarenakan seluruh wilayah yang ada di Indonesia akan terhubung oleh jaringan internet.

"Untuk itu kami optimistis bisa tumbuh double digit. Apalagi berkaca di tahun lalu, bisa dibilang sebagai bagian dari milestone kami. Yang mana meraih pertumbuhan pendapatan sekitar dua kali lipat dan klien perusahaan empat kali lipat," paparnya.

Melalui kolaborasi dari berbagai platform, lanjut dia, pertumbuhan AXI terhitung 2014-2018 mencapai lebih dari 70 persen.

Pertumbuhan tersebut sebagian besar ditopang oleh sektor pemerintahan dengan porsi 70 persen dalam dua tahun terakhir, kemudian perkantoran disusul ritel.

Penulis: Arie Noer Rachmawati
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved