Si Kembar Putra Petani Dusun Tongoh Madura Sukses Lolos Audisi Liga Dangdut Indonesia II

Pemuda Kembar asal Dusun Tongoh Desa Pengongsean Kecamatan Torjun Kabupaten Sampang mampu membanggakan masyarakat Jawa Timur khususnya Sampang sendiri

Si Kembar Putra Petani Dusun Tongoh Madura Sukses Lolos Audisi Liga Dangdut Indonesia II
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Moh. Hasyim dan Moh. Hisyam, peserta Liga Dangdut Indonesia II saat ditemui di Madura United FC Store Jalan Syamsul Arifin Sampang, selasa (8/1/2019). 

TRIBUNJATIM.COM.COM, SAMPANG - Pemuda Kembar asal Dusun Tongoh Desa Pengongsean Kecamatan Torjun Kabupaten Sampang mampu membanggakan masyarakat Jawa Timur khususnya Sampang sendiri.

Terbukti mereka mampu mewakili Provinsi Jawa Timur lolos di ajang kontestasi dangdut yang diselenggarakan salah satu stasiun televisi swasta ternama di Indonesia.

Mereka bernama Moh. Hasyim dan Moh. Hisyam, anak dari petani Dusun Tongoh, yang masih menempuh di STAI Nata jurusan Agama Islam.

Anak kembar yang sering dipanggil 2H tersebut mampu lolos ke babak nasional liga dangdut Indonesia 2019 mewakili Provinsi Jawa Timur bersama peserta dari Bondowoso, yaitu Reki Arisya.

(Pasca Kasus Bos Empire Palace, Dugaan Pemalsuan Dokumen Antar Suami Istri Terjadi Lagi di Surabaya)

(Wisnu Sakti Buana Angkat Bicara Soal Pilwali Surabaya 2020, Jadi Maju Gantikan Tri Rismaharini?)

Hasyim mengatakan, mereka berangkat ke Banyuawangi untuk ikut audisi pada tanggal (2/11/18). Penuh perjuangan, keduanya rela menginap di salah satu masjid di Banyuwangi.

"Waktu perjalanan ke lokasi audisi, bis yang kita naiki sempat mengover-ngover, setelah sampai di Banyuwangi, (sudah petang) kita memilih untuk menginap di salah satu masjid di Banyuwangi" Ujarnya, selasa (8/1/19).

"Keesokan harinya kita bersaing dengan 700 peserta. Alhamdulilah kita mampu bersaing dan bisa terpilih di seleksi tersebut", Tambahnya

Salah satu anak kembar itu pun mengatakan bahwa dirinya sempat tidak percaya diri tentang segala seleksi yang akan mereka hadapi.

Tapi dengan Prinsip dan saling menyuport antara keduanya bahwa mereka ingin menunjukkan kepada kedua orang tuanya serta semua masyarakat di Provinsi Jawa Timur bahwa mereka mampu melewati seleksi tersebut.

(Pasca Kasus Bos Empire Palace, Dugaan Pemalsuan Dokumen Antar Suami Istri Terjadi Lagi di Surabaya)

(Cerita di Balik Simulasi Kebakaran di Bubutan Surabaya, Ada Nenek yang Sempat Kaget & Lari Ketakutan)

Mereka berdua menjadi bukti bahwa Kabupaten Sampang mempunyai potensi pemuda-pemudi yang berprestasi dan membanggakan, setelah sebelumnya muncul Sherly yang tembus ke babak 12 besar KDI.

Halaman
12
Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved