Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso Studi Inovasi Pelayanan Publik ke Banyuwangi

Wakil Wali Kota (Wawali) Batu, Punjul Santoso melakukan kunjungan kerja ke Banyuwangi untuk studi sekaligus memperkuat kolaborasi.

Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso Studi Inovasi Pelayanan Publik ke Banyuwangi
SURYA/HAORRAHMAN
Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso melakukan kunjungan kerja ke Banyuwangi, Selasa (8/1/2019). Dalam kunjungannya, Punjul Santoso disambut Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas. 

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Wakil Wali Kota (Wawali) Batu, Punjul Santoso melakukan kunjungan kerja ke Banyuwangi.

Kedatangan Punjul Santoso untuk studi sekaligus memperkuat kolaborasi dengan Banyuwangi, terutama dalam pengembangan program inovatif daerah, mulai pelayanan publik, pengentasan kemiskinan, hingga promosi pariwisata.

Punjul Santoso didampingi Sekretaris Daerah Kota Batu, Zadim Effesiensi dan beberapa pejabat teras.

Punjul Santoso mengaku sudah sering mendengar sejumlah inovasi Banyuwangi.

Pemkot Batu Kini Sediakan Layanan Mobil Derek Gratis, Begini Cara Menghubungi Saat Butuh Bantuan

Pura-pura Beli Baju, Wanita Asal Banyuwangi Curi Handphone di Mall Surabaya, Aksinya Terekam CCTV

“Banyuwangi ini kabupaten yang inovatif. Kota Batu ingin memperkuat kolaborasi agar kita sama-sama terus berkembang membangun daerah,” kata Punjul Santoso, Selasa (8/1/2019).

Menurut Punjul Santoso, semua inovasi yang dibuat Banyuwangi bagus dan bisa jadi contoh bersama.

“E-village budgeting ini sangat bagus. Sistemnya yang terintegrasi sangat memudahkan untuk melakukan pengecekan keuangan desa. Selain mudah diakses, sepertinya sistem ini juga sangat transparan dan terkontrol,” kata Punjul Santoso.

Diduga Akibat Tanah Ambles, Sebuah Rumah di Perumahan Kota Batu Ambruk

Gelar Konser Solo sebelum Wamil, Changsub BTOB: Aku Tak Bisa Buat Tempat Konser Jadi Lautan Air Mata

E-Village Budgeting adalah inovasi penganggaran desa yang mengintegrasikan mulai perencanaan, tata kelola, pelaporan, hingga evaluasi dengan memanfaatkan teknologi informasi yang bisa diakses secara luas.

Sistem ini mensinergikan keuangan dan pembangunan di tingkat desa dengan kabupaten, sehingga tercipta keselarasan dan tidak bisa ada intervensi program di tengah jalan.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengaku senang dengan kolaborasi di antara kedua daerah.

Lantik Tiga Direksi PUDAM Banyuwangi, Bupati Abdullah Azwar Anas: Tingkatkan Terus Prestasi Kinerja

BUMN Perkuat Kemitraan dengan Warga Kembangkan Pantai Pulau Merah Banyuwangi

“Kompetisi sudah usang. Yang harus dilakukan adalah kolaborasi. Apa yang Banyuwangi punya, dibagi ilmu dan pengalamannya ke Batu. Demikian pula sebaliknya,” ujar Abdullah Azwar Anas.

Abdullah Azwar Anas lantas menjelaskan sejumlah program inovatif di Banyuwangi yang telah membuat kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu ditetapkan sebagai kabupaten terinovatif oleh Kementerian Dalam Negeri, mulai e-monitoring system untuk pemantauan berbagai proyek pembangunan secara online, e-village budgeting terkait tata kelola desa, hingga pengentasan kemiiskinan berbasis geospasial.

Ada pula Mal Pelayanan Publik yang kini telah menghadirkan 200 perizinan/layanan dokumen di satu tempat.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq Ajak Penambang Bangun Jalur Khusus Angkutan Pasir

Berkunjung ke Banyuwangi, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan Terpesona dengan Pulau Merah

Abdullah Azwar Anas juga memaparkan tentang pilihan Banyuwangi membidik segmentasi pariwisata minat khusus berbasis alam, seperti treking ke ke Kawah Ijen, selancar di pantai, dan menikmati suasana perkampungan.

“Kita jual wisata alam tersebut dengan segmentasi wisata khusus. Jadi orang ke Banyuwangi bukan untuk wisata belanja. Ke Banyuwangi untuk menikmati alam yang natural. Ini yang kami tawarkan dengan festival sebagai daya ungkit,” kata Abdullah Azwar Anas. (Surya/Haorrahman)

Penulis: Haorrahman
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved