Bupati Magetan Terima Laporan Langsung Buruh Perusahaan Pakaian Dalam

Merasa Dizalimi ditempatnya bekerja, seorang buruh harian lepas wanita memberanikan diri melapor Bupati Magetan.

Bupati Magetan Terima Laporan Langsung Buruh Perusahaan Pakaian Dalam
TRIBUNJATIM/DONI PRASETYO
Bupati Magetan Suprawoto 

 TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Merasa Dizalimi ditempatnya bekerja, seorang buruh harian lepas wanita memberanikan diri melapor Bupati Magetan.

Menurut keterangan buruh lepas yang selama ini upahnya sering dipotong perusahaannya dengan alasan yang kurang bisa dimengerti, tidak hanya itu hari Sabtu dan Minggu yang mestinya bisa digunakan untuk beristirahat, diperintahkan masuk kerja, namun tidak diakui lembur, anehnya diminta tandatangan lembur.

Menurut informasi dari salah satu karyawan perusahaan underwear (pakaian dalam) itu, selain upah yang diberikan dipotong untuk berbagai asuransi, seperti BPJS dan kecelakaan kerja, juga upahnya jauh dibawah Upah Minimum Kabupaten (UMK)

Bupati Magetan Suprawoto yang dikonfirmasi tentang laporan buruh itu membenarkan, dan mengaku langsung inspeksi mendadak (sidak) di perusahaan underwear yang produknya dipasarkan di negara eropa dan Timur Tengah itu.

"Ya betul mas. Terus saya konfirmasi kepada perusahaan dan managemennya. Saya langsung ketemu, dan pihak perusahaan menyatakan laporan buruh itu tidak betul," kata Bupati Suprawoto kepada Surya, Rabu (9/1-2019).

Ditambahkan Suprawoto, sesuai pengakuan perusahaan, hak pekerja seluruhnya sudah dipenuhi, termasuk stadar upah sesuai UMK ditambah jam lembur.

Kapolda Jatim Bantah Penangkapan Vanessa Hasil Rekayasa Polisi

Dua Tersangka Prostitusi Artis Bukan Mucikari Biasa

Sponsorship Munich X Butuh Dua Tahun Dekati Arema FC

"Katanya pengelola perusahaan itu, hak-hak pekerja sudah dipenuhi dan saya akan diacarakan ke perusahaan itu untuk ketemu langsung dalam rangka UMK di perusahaan itu," kata Bupati Magetan kepada Tribunjatim.com.

Dikatakan Suprawoto, sesuai pengakuan manajemen, upah di perusahaan itu suvah standar UMK Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/665/KPTS/013/2018 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota, per 1 Januari 2019.

"Kata manajen ini perlu dikonfrontir, UMK diperusahaan itu sesuai baru Gubernur Jatim 2019 yang berlaku per 1 Januari 2019 ini, yakni UMK Kabupaten Magetan sebesar Rp1. 763. 267, 65, per bulan,"ujar Suprawoto sembari menambahkan perusahaan pakaian dalam itu mampu menyerap tenaga kerja warga sekitar sebanyak 2.800 orang, dan rencanakan perusahaan itu akan diperluas. (tyo/TribunJatim.com).

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved