Artis Terlibat Prostitusi

Dosen Psikologi Unair Surabaya Imbau Masyarakat Hilangkan Stigma Negatif Terhadap Korban Prostitusi

Dosen Fakultas Psikologi Unair Surabaya, Margaretha menilai ada beberapa faktor yang memengaruhi mengapa kasus prostitusi terus terjadi

Dosen Psikologi Unair Surabaya Imbau Masyarakat Hilangkan Stigma Negatif Terhadap Korban Prostitusi
Hindustantimes.com
Ilustrasi Prostitusi Online di Indonesia 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dosen Fakultas Psikologi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Margaretha menilai ada beberapa faktor yang memengaruhi mengapa kasus prostitusi terus terjadi.

Faktor tersebut di antaranya berkaitan dengan stigma negatif masyarakat terhadap orang yang terlibat prostitusi.

Pertama, orang yang terlibat prostitusi tidak memiliki skill lainnya.

“Yang mereka alami adalah mendapat 'keuntungan besar' dan cenderung ke pola yang lama,” tuturnya kepada TribunJatim.com, Rabu (9/1/2019). 

Margaretha melanjutkan, faktor kedua adalah mereka kurang siap untuk berubah.

Hal ini cara pandangnya masih melihat bagaimana mendapatkan keuntungan finansial lebih cepat dan mudah daripada hidup lebih baik. 

 “Maka dalam hal ini proses rehabilitasi diperlukan untuk orang yang terlibat itu,” lanjutnya.

Dosen Psikologi Unair Surabaya: Prostitusi adalah Kejahatan atau Pelanggaran yang Abu-abu

Sedangkan pada faktor ketiga, Margaretha meminta kepada masyarakat juga ikut berperan membantu proses rehablitasi orang yang terlibat prostitusi.

“Artinya, untuk menyelesaikan hal ini, masyarakat juga harus berubah. Kalau tidak mau menemui kasus seperti ini, semua harus menerima. Jangan dikatain terus,” pintanya. 

Pasalnya, menurut Margaretha, stigma dari masyarakat juga masih negatif terhadap orang yang terlibat prostitusi 

“Bagaimana dia mau bekerja sedangkan masyarakat telah memberi stigma yang buruk,” imbuhnya.

Dosen Psikologi Unair: Koreksi & Rehabilitasi Berkaitan di Penanganan Orang yang Terlibat Prostitusi

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Ani Susanti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved