Kilang Minyak Pertamina-Rosneft di Jenu TUban Molor dari Ketentuan, 2025 Dimungkinkan Produksi

Pemerintah telah memastikan jika proyek kilang minyak Pertamina-Rosneft akan dibangun di Tuban, tepatnya di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban

Kilang Minyak Pertamina-Rosneft di Jenu TUban Molor dari Ketentuan, 2025 Dimungkinkan Produksi
SURYA/M SUDARSONO
Perwakilan Pemprov Jatim mensosialisasikan perencanaan pengalihan lahan kilang minyak Pertamina-Rosneft di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Rabu (9/1/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Pemerintah telah memastikan jika proyek kilang minyak Pertamina-Rosneft akan dibangun di Tuban, tepatnya di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban

Sampai sekarang proses pembebasan lahan belum beres, sehingga proyek belum bisa dimulai.

Data yang dihimpun dari Projek Kordinator New Grass Root Refinery Tuban (kilang Tuban), Edy Wurjanto menyebut, proyek strategis ini harusnya dimulai 2016 dan selesai 2021.

Setelah selesai, proyek sudah bisa beroperasi. Namun kenyataan belum apa-apa hingga sekarang.

"Harusnya sudah dimulai dan 2021 sudah bisa beroperasi, tapi kenyataannya belum," Ujarnya usai sosialisasi di Balai Kecamatan Jenu kepada Tribunjatim.com Rabu (9/1/2019).

Dia menjelaskan, dengan belum selesainya pembebasan lahan, maka proyek melibatkan Indonesia dan Rusia inipun molor dari jadwal awal.

Mau tidak mau pembebasan lahan harus selesai awal 2020, sehingga bisa dilanjutkan dengan pembangunan. Untuk produksi mungkin dimulai 2025.

"Iya memang molor, tapi ini juga sudah ada target kapan selesainya," Pungkasnya kepada Tribunjatim.com.

Bupati Magetan Terima Laporan Langsung Buruh Perusahaan Pakaian Dalam

Dosen Psikologi Unair: Faktor Lingkungan & Keluarga juga Pengaruhi Orang hingga Terlibat Prostitusi

Vanessa Angel di Mata Mayang Sang Adik yang Mengaku Sempat Syok, Beri Dukungan dan Doa

Diketahui, Pertamina telah membuat opsi pindah dari lokasi awal yang sebelumnya di Desa Remen dan Mentoso, kini dialihkan di Desa Wadung, Sumurgeneng, Kaliuntu, dan Rawasan.

Untuk lahan di Desa Remen dan Mentoso membutuhkan lahan 548 hektar, rinciannya lahan KLHK 348 hektar, dan lahan warga sekitar 200 hektar lebih. Namun tak kunjung selesai pembebasan lahan warga.

Sedangkan di opsi pindah lokasi, pembangunan kilang minyak membutuhkan lahan sekitar 841 hektar, rinciannya lahan KLHK 348 hektar, dan lahan warga 493 hektar.(nok/TribunJatim.com).

Penulis: M Sudarsono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved