Pertemuan Tiga Kepala Daerah se-Malang Raya Bahas Tentang Kemacetan dan Pariwisata

Pertemuan tiga kepala daerah se-Malang Raya kembali digelar di Balai Kota Malang.

Pertemuan Tiga Kepala Daerah se-Malang Raya Bahas Tentang Kemacetan dan Pariwisata
SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
Dari kiri: Wakil Bupati Malang, Sanusi; Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko; Wali Kota Malang, Sutiaji; Kepala Bakorwil Malang, Benny Sampirwanto dan Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, saat bertemu di ruang kerja Wali Kota Malang di Balai Kota Malang, Selasa (8/1/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pertemuan tiga kepala daerah se-Malang Raya kembali digelar di Balai Kota Malang pada Selasa (8/1/2019).

Tiga kepala daerah tersebut antara lain, Wali Kota Malang, Sutiaji; Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, dan Wakil Bupati Malang, M Sanusi.

Usai melakukan pertemuan tertutup selama hampir dua jam, Wali Kota Malang, Sutiaji menyampaikan, pertemuan yang dilakukan ketiga kepala daerah tersebut meliputi perkembangan Malang Raya dalam 20 tahun ke depan.

Malang Corruption Watch Desak KPK Perdalam Peran IK dalam Kasus yang Menjerat Bupati Rendra Kresna

Kapten dan Pelatih Kiper Arema FC Dipastikan Absen Saat Latihan Perdana Singo Edan

Dua di antaranya ialah terkait dengan kemacetan dan potensi pariwisata yang ada di Kota Malang.

Menurutnya, Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang berkomitmen untuk mencari jalan keluar bersama dalam mengatasi masalah kemacetan.

Terutama rencana pembuatan jalan ringroad, lingkar barat, lingkar timur, dan lingkar selatan.

97 Handphone Diamankan Satreskrim Polres Malang Kota dari Tangan Penadah

Rayakan Ulang Tahun Debut Kedua, Gilrband DREAMCATCHER Siapkan Hadiah Spesial untuk Fans

"Saat ini kemacetan menjadi masalah yang serius di Malang Raya. Untuk itu, masalah ini harus segera terselesaikan, karena ini adalah masalah kita bersama," ucap orang nomor satu di Kota Malang itu.

Selain membahas masalah kemacetan, ketiga kepala daerah tersebut juga membahas terkait pariwisata.

Sutiaji mengatakan, harus ada kesatuan dari seluruh daerah, baik itu Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang untuk menciptakan branding parawisata.

Lima Pemain Dipanggil TC Timnas U-22, Arema FC Kurang Personel Untuk Piala Indonesia

BPBD Kota Batu Gulirkan Rencana Kontijensi untuk Antisipasi Kecelakaan di Tempat Wisata

Menurutnya, dengan melakukan branding, nantinya potensi pariwisata yang ada di Malang Raya akan semakin berkembang.

Halaman
12
Penulis: Rifki Edgar
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved