Survei SSC di Jatim: Coattail Effect Pilpres Buat PDIP dan PKB Kokoh di Puncak

Lembaga survei Surabaya Survei Centre (SSC) merilis hasil survei terbarunya terhadap pemilih partai politik di Jawa Timur. Hasilnya, PDI Perjuangan

Survei SSC di Jatim: Coattail Effect Pilpres Buat PDIP dan PKB Kokoh di Puncak
(Surya/Fatimatuz zahroh)
Rilis hasil survei Pilwali Kota Surabaya yang dilakukan Surabaya Survey Center (SSC) di Hotel Yello, Rabu (9/1/2019). 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Lembaga survei Surabaya Survei Centre (SSC) merilis hasil survei terbarunya terhadap pemilih partai politik di Jawa Timur. Hasilnya, PDI Perjuangan memimpin persentase dengan 24,2 persen.

Sementara berada di posisi kedua adalah PKB dengan 21,2 persen. "PDI P dan PKB bersaing di puncak dengan selisih yang masih berada di bawah margin of error," kata peneliti SSC, Surokim Abdussalam pada rilis hasil survei SSC, Rabu (9/1/2018).

Direktur SSC, mochtar W Oetomo mengungkapkan bahwa di antara penyebab masih besarnya dukungan kedua partai tersebut disebabkan masih adanya pemilih tradisional yang kemungkinan besar tak berpindah partai. Belum lagi dengan adanya efek ikutan pemilihan presiden (coattail effect).

Di antaranya, PDI Perjuangan dengan figur Joko Widodo, serta PKB dengan KH Ma'ruf Amin. "Khususnya bagi PKB yang juga diuntungkan dengan persamaan nomor urut antara nomor partai dengan nomor pasangan capres Jokowi-Ma'ruf Amin," jelas Mochtar.

Hal ini pula yang membuat Partai Gerindra dengan figur kuatnya Calon Presiden dan Wakil Presiden, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengekor di urutan ketiga. "Jangan lupakan Partai Gerindra yang juga diuntungkan di pemilu kali ini," lanjut Mochtar.

Tugas besar justru menjadi tanggungjawab partai koalisi pengusung kedua paslon tersebut. Mereka disinyalir akan bersaing ketat di papan tengah dengan selisih yang tak berbeda jauh.

Demokrat dan Golkar cenderung lebih diunggulkan mendapat prosentase lebih besar dibanding partai menengah lainnya dengan masing-masing memperoleh 8,6 persen dan 5,8 persen. "Demokrat di Jawa Timur masih memiliki peluang untuk mengintip posisi di atasnya," lanjutnya.

Vanessa Angel di Mata Mayang Sang Adik yang Mengaku Sempat Syok, Beri Dukungan dan Doa

Gisella Anastasia Sudah Siapkan Jawaban Jika Ditanya Gempita tentang Perceraian dengan Gading Marten

Namun, tidak demikian dengan PAN, PPP, NasDem, hingga PKS yang masing-masing partai mendapat persentase di kisaran tiga persen. "Partai menengah kurang begitu mendapat coattail effect dari pilpres. Hal ini diperparah dengan tak adanya figur kuat di partai," tambah Mochtar.

"Sehingga, mereka harus kerja keras untuk bisa merebut hati pemilih sembari memenangkan pilpres," kata Mochtar.

Pun demikian pula dengan partai baru yang disinyalir akan sulit mendapat dukungan di Jatim. Bahkan partai "lama" seperti PBB dan PKPI pun hanya mendapat persentase di bawah satu persen pada survei tersebut.

Penantang Whisnu Sakti Buana Harus Lebih Muda dan Non Partai, untuk Jadi Cawali Kota Surabaya

Ramalan Zodiak Kamis, 10 Januari 2019: Scorpio Cari Lowongan, Aquarius Goyah, Aries Go Green

Survei SSC dilakukan pada 10-20 Desember 2018 dengan responden mencapai 1070 dari seluruh Jawa Timur. Tingkat kepercayaan survei mencapai 95 persen dangan margin of error sebesar 3 persen. (bob)

Hasil Survei Terhadap Partai Politik di Jatim:

1. PDI Perjuangan: 24,2 persen
2. PKB: 21,2 persen
3. Gerindra: 13,2 persen
4. Demokrat: 8,6 persen
5. Golkar: 5,8 persen
6. PAN: 3,8 persen
7. PPP: 3,6 persen
8. NasDem: 3 persen
9. PKS: 2,8 persen
10. Hanura: 1,2 persen
11. Perindo: 1,2 persen
12. PBB: 0,3 persen
13. PSI: 0,3 persen
14. Garuda: 0,3 persen
15. Berkarya: 0,2 persen
16. PKPI: 0,1 persen. (Bob/TribunJatim.com).

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved