Rumah Politik Jatim

YLPK Jatim Berharap KPU Gelar Depat Capres-Cawapres Ulang Tanpa 'Bocorkan' Kisi-kisi Pertanyaan

Ketua YLPK Jatim, Muhammad Said Utomo mendaftarkan gugatan secara perdata ke Pengadilan Negeri Surabaya terhadap KPU.

YLPK Jatim Berharap KPU Gelar Depat Capres-Cawapres Ulang Tanpa 'Bocorkan' Kisi-kisi Pertanyaan
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Presiden Republik Indonesia terpilih Joko Widodo mengunjungi Ketua Umum Partai Gerindra yang juga mantan pesaingnya dalam Pilpres lalu, Prabowo Subianto, di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (17/10/2014). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ketua Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Jatim, Muhammad Said Utomo mendaftarkan gugatan secara perdata ke Pengadilan Negeri (PN) Surabaya terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Pasalnya, Said beranggapan bila rencana KPU membocorkan materi debat capres dan cawapres ke pasangan calon (paslon) dirasa sangat merugikan pemilih dalam Pemilihan Umum (Pemilu) mendatang.

"Saya minta, agar hakim menghukum para tergugat untuk melaksanakan debat ulang tanpa membocorkan pertanyaan,” kata Said kemudian menunjukan bukti pendaftaran gugatan perdata dengan nomor perkara 19/Pdt.G/2019, Rabu (9/1/2019).

YLPK Jatim Gugat KPU ke Pengadilan, Tuntut Kisi-kisi Debat Capres-Cawapres Tak Dibocorkan ke Paslon

Oleh karena itu, dalam gugatan itu, Said meminta pada hakim agar para tergugat dinyatakan telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum lantaran membocorkan pertanyaan debat, yang dianggapnya dapat berakibat menimbulkan kerugian sosial penggugat.

Said menambahkan, bila sebelum putusan dijatuhkan, tetapi debat telah dilaksanakan dengan konsep pertanyaan yang telah dibocorkan, ia resah hal itu tersebut dapat berdampak hukum.

Malah, lanjut Said, bisa saja hasil dari Pemilihan Presiden (Pilpres) cacat hukum.

Kisi-kisi Debat Pilpres 2019 Bocor, KPU Jelaskan kepada Karni Ilyas di ILC, Ini yang Terbaik

Penulis: Pradhitya Fauzi
Editor: Ani Susanti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved