92.814 Bidang Tanah Sudah Terdaftar di BPN Kota Kediri

Kota Kediri telah meraih peringkat ke-9 tingkat nasional dengan capaian bidang tanah yang terdaftar sebesar 98,95 persen. Sehingga Kota Kediri tingga

92.814 Bidang Tanah Sudah Terdaftar di BPN Kota Kediri
(Surya/Didik Mashudi)
Kegiatan rapat koordinasi PTSL menuju Kota Kediri Kota Lengkap 2019 di Balai Kota Kediri, Kamis (10/1/2019). 

 TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Kota Kediri telah meraih peringkat ke-9 tingkat nasional dengan capaian bidang tanah yang terdaftar sebesar 98,95 persen. Sehingga Kota Kediri tinggal mengejar 1,05 persen lagi untuk mencapai predikat kota lengkap.

Hal ini terungkap dalam Rapat Koordinasi Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL) menuju Kota Kediri Kota Lengkap di Balai Kota Kediri, Kamis (10/1/2019).

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Kediri Yerry Agung Nugroho mengatakan, pada 2019 Kota Kediri ditunjuk untuk berproses menuju kota lengkap.

Menurut Yerry, selama pelaksanaan PTSL yang sudah dua tahun berjalan bidang tanah yang telah terdaftar di Kota Kediri sebanyak 92.814 bidang. BPN Kota Kediri ke depan juga akan membangun multipurpose kadaster agar masyarakat mendapatkan data secara pasti terkait persoalan bidang tanah.

"Kita akan membangun satu informasi, satu data yang bisa digunakan untuk semua instansi. Jadi jika ada masyarakat yang datang ke BPKAD, datang ke kelurahan, datang ke kecamatan dan instansi terkait lainnya akan mendapatkan data dan informasi yang sama. Dan data itu sudah berbasis kadasteral," ungkapnya kepada Tribunjatim.com.

Musim Ini, Persebaya Akan Manfaat Semua Slot Pemain Asingnya

Muncikari Prostitusi Artis Dapat Komisi 15%, Saat Tawarkan Vanessa Angel Komisinya Sampai Rp 12 Juta

Cyber Crime di Kabupaten Malang Didominasi Kasus Penipuan Jual Beli Online

Sementara menindaklanjuti program PTSL sebelumnya, BPN Kota Kediri akan melaksanakan beberapa sasaran kegiatan yaitu menyelesaikan bidang tanah yang belum bersertifikat. Selanjutnya 46.346 bidang tanah yang belum terpetakan dari jumlah total 92.814 bidang tanah yang telah terdaftar, akan dilakukan pemetaan.

BPN Kota Kediri telah melaksanakan beberapa kegiatan strategis di antaranya membangun kompetensi SDM dengan melakukan bimtek pengukuran dan pemetaan, sarana dan prasarana kantor yang memenuhi syarat, untuk alat ukur sarana kerja BPN Kota Kediri juga memiliki RTK yaitu alat ukur yang tercanggih, mengadakan penyuluhan ke kelurahan dan pengumpulan data yuridis dan data fisik.

Sementara Wakil Wali Kota Kediri Lilik Muhibbah menyampaikan, dukungan program PTSL yang dicanangkan oleh pemerintah pusat.

"Pemerintah Kota Kediri akan selalu bersama-sama Badan Pertanahan agar Kota Kediri menjadi kota yang lengkap dan lebih bagus lagi. Karena kalau kota kita menjadi kota yang lengkap tentunya itu juga merupakan sesuatu yang kita banggakan," ujarnya kepada Tribunjatim.com.

Ning lik mengajak semua pihak dan stakeholder terkait untuk senantiasa bekerja sama agar bidang tanah yang belum terpetakan segera terselesaikan.

"Untuk bidang tanah yang belum terpetakan, saya berharap kepada panjenengan semua sebagai ujung tombak kelurahan dan kecamatan agar selalu bekerja sama dengan BPN Kota Kediri," harapnya kepada Tribunjatim.com.(dim/TribunJatim.com).

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved