Buntut Rebutan Aset Desa, 100 Warga Berasan Lamongan Geruduk Polsek Turi, Persoalkan Laporan Kades

Sekitar 100 warga Dusun Berasan, Desa Kemlagilor, Kecamatan Turi melurug ke Polsek Turi, Lamongan, Kamis (10/1/2019).

Buntut Rebutan Aset Desa, 100 Warga Berasan Lamongan Geruduk Polsek Turi, Persoalkan Laporan Kades
TRIBUNJATIM.COM/HANIF MANSHURI
Warga Berasan, Desa Kemlagilor, Kecamatan Turi, Lamongan mendemo Polsek Turi, Kamis (10/1/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Sekitar 100 warga Dusun Berasan, Desa Kemlagilor, Kecamatan Turi melurug ke Polsek Turi, Lamongan, Kamis (10/1/2019).

Ada dua masalah yang dipersoalkan warga, yakni terkait Kades Kemlagilor, Sholikin, yang melaporkan dua warganya tentang dugaan penyerobotan tanah atau aset desa.

Kedua, berkutatnya persoalan Pasar Dusun Berasan yang rencana diambil alih oleh desa.

"Itu pasar pribadi dan bukan milik desa," kata Bendahara Dusun Berasan, Abdul Aziz yang turut datang ke Mapolsek Turi.

Pasar dusun yang berdiri sejak lama itu adalah milik pribadi 36 warga dusun.

Namun, pasar itu rencananya akan diambil alih oleh Kades Sholikin yang dinyatakan sebagai asset desa.

Padahal, sebelumnya, pada 19 Mei 2017, Kades Sholikin mengeluarkan pernyataan resmi tentang penetapan pengelolaan, bahwa pasar dusun tetap milik warga Berasan.

"Soal pasar dusun ini harga mati bagi warga Dusun Berasan," tandas Abdul Aziz.

"Katanya pengelolaannya maunya dijadikan satu pintu di desa," lanjutnya.

Intai Selama Sepekan, Satpol PP Lamongan Gerebek Enam PSK Saat Warung Makan Baru Dibuka

Sementara itu, BPD juga tidak 100 persen menyetujui rencana kades yang mau mengambil alih aset pasar dusun yang terdapat 80 stan ini.

Halaman
123
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Ani Susanti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved