Dongkrak Ekspor Dalam Negeri, Dinas Perhubungan Jatim Gandeng PT ASDP Manfaatkan Pelabuhan Jangkar

Dongkrak Perdagangan Antar Pulau Jatim, Dinas Perhubungan Gandeng PT ASDP Manfaatkan Pelabuhan Jangkar.

Dongkrak Ekspor Dalam Negeri, Dinas Perhubungan Jatim Gandeng PT ASDP Manfaatkan Pelabuhan Jangkar
TRIBUNJATIM/MUJIB ANWAR
Kepala Dinas Perhubungan Jatim Fattah Jasin. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemprov Jatim melalui Dinas Perhubungan Jatim menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), untuk efisiensi angkutan barang melalui moda transportasi laut.

MoU diteken oleh Kepala Dinas Perhubungan Jatim Fattah Jasin dan Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi. Isinya, tentang pengelolaan pelabuhan penyeberangan Jangkar di Situbondo.

Kepala Dinas Perhubungan Jatim Fattah Jasin mengatakan, melalui MoU tersebut, nantinya angkutan barang dari Jatim ke wilayah di Indonesia Timur, terutama Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) semakin cepat dan ringkas. Karena waktu perjalanan bisa dipangkas.

"Tidak lama seperti sebelumnya," ujarnya, Kamis (10/1/2019).

Cepatnya perjalan dari Jatim ke wilayah NTB dan NTT, karena kendaraan pengangkut barang dan komoditas berbagai kebutuhan, baik ekspor antara pulau maupun impor antar pulau ke dua wilayah tersebut, tidak lagi dari Pelabuhan Jangkar Situbondo melalui Ketapang – Gilimanuk - Padangbai, baru ke NTB dan NTT.

Sekarang, dari Pelabuhan Jangkar angsung menuju Pelabuhan Lembar di Lombok NTB, lalu ke NTT.

"Dampaknya pasti cost transport dapat ditekan. Ini sangat menguntungkan para pengusaha, khususunya eksportir antar pulau dari Jatim," tegas mantan Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Setdaprov Jatim ini.

Dengan begitu, harga barang bisa lebih murah, kompetitif, dan dapat bersaing di pasaran.

"Ini pasti akan semakin meningkatkan perdagangan antar pulau atau ekspor dalam negeri Jatim ke wilayah Indonesia Timur, khususnya NTB dan NTT," tegas Fattah Jasin.

Untuk itu, ke depan, pola kerjasama serupa, lanjut mantan Kepala Disperindag Jatim ini, juga akan dilakukan untuk pelabuhan lainnya di Jatim.

"Itu harus dilakukan, sebagai wujud nyata bahwa Pemprov Jatim benar-benar hadir secara nyata untuk mendukung dunia usaha di daerahnya," tandas pejabat asal Sumenep ini. (Mujib Anwar)

Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved