Rumah Politik Jatim

Gus Hans Masuk Bursa Pilwali Surabaya 2020, Pengamat: Covering Media Berpengaruh

Nama wakil ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Zahrul Azhar Asad masuk dalam bursa calon Wali Kota Surabaya.

Gus Hans Masuk Bursa Pilwali Surabaya 2020, Pengamat: Covering Media Berpengaruh
TRIBUNJATIM.COM/AQWAMIT TORIK
Zahrul Azhar As'ad 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aqwamit Torik

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Nama wakil ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Zahrul Azhar Asad masuk dalam bursa calon Wali Kota Surabaya.

Meskipun bukan putra asli Surabaya, namun ia punya peluang yang cukup untuk menduduki kursi kepemimpinan pasca ditinggalkan Tri Rismaharini.

Dari sisi covering, pria yang akrab disapa Gus Hans itu punya peluang, karena ia kerap disebut oleh media.

"Dari sisi covering Gus Hans punya peluang, walaupun tidak harus dari Surabaya, dugaan saya karena capture covering media, namanya bisa masuk di bursa Pilwali Surabaya 2020," ujar Surokim Abdussalam selaku pengamat politik dari Universitas Trunojoyo Madura, Kamis (10/1/2019).

Meski Elektabilitas Tertinggi Versi SSC, Whisnu Tak Mau Bicara Pilwali Surabaya

Surokim yang juga direktur Surabaya Survey Center (SSC) menjelaskan, nama-nama yang masuk dalam hasil surveynya untuk Pilwali Surabaya 2020, bukan nama-nama hasil comot tetapi memang berdasarkan berbagai pertimbangan.

"Mereka yang tercapture di media punya kesempatan lebih banyak, seperti Gus Hans jubirnya Khofifah saat Pilgub Jatim 2018, pasti dia banyak muncul di media , wajar kemudian kalau masyarakat surabaya menyebut dan memilih nama itu, ketika disodori beberapa nama," ungkapnya.

Seperti yang diketahui, Gus Hans merupakan putra Jombang, pengasuh Pondok pesantren Queen Al Azhar Darul Ulum Peterongan Jombang.

Penulis: Aqwamit Torik
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved