Kurangi Kasus Sengketa Tanah, Badan Pertanahan Negara Kabupaten Pamekasan Gelar Sosialisasi

Badan Pertanahan Negara (BPN) Kabupaten Pamekasan gelar sosialisasi awal Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Kurangi Kasus Sengketa Tanah, Badan Pertanahan Negara Kabupaten Pamekasan Gelar Sosialisasi
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Badan Pertanahan Negara (BPN) Kabupaten Pamekasan gelar Sosialisasi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun Anggaran 2019, di ruang Peringgitan Pendopo Ronggosukowati, Kamis (10/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Guna mensukseskan program pemerintah pusat, Badan Pertanahan Negara (BPN) Kabupaten Pamekasan gelar sosialisasi awal Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun Anggaran 2019, di ruang Peringgitan Pendopo Ronggosukowati, Pamekasan.

Kegiatan sosialisasi i.i dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, Sekda, OPD terkait, Ketua DPRD, Wakil Kapolres Pamekasan, Camat, dan Kepala Desa.

"Kami ingin target program PTSL untuk tahun 2019 di Kabupaten Pamekasan dapat segera terealisasi," ujar Kepala BPN Pamekasan, Tugas Dwi Padma, Kamis (10/1/2019).

Kegiatan ini dilakukan agar pelaksanaan kegiatan PTSL berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku, sehingga berjalan lancar dan terkendali, serta tidak menimbulkan permasalahan hukum.

Lelaki Tua dengan Mulut Berbusa Ditemukan Telentang di Utara Mako Satlantas Polres Pamekasan

"Tujuan dari program PTSL ini untuk memberikan kepastian hukum kepada masyarakat pemilik tanah agar terjamin, terlindungi dan juga mengurangi adanya sengketa dan juga untuk mempercepat pendaftaran tanah di seluruh wilayah Indonesia," jelasnya.

Terkait pembiayaan, PTSL mendapatkan subsidi dari APBN atau gratis.

Namun begitu, pihaknya menyatakan ada biaya pra PTSL dan beberapa persyaratan-persyaratan atau tahapan yang tidak bisa dibiayai oleh pemerintah, sehingga menjadi kewajiban para pemohon.

"Untuk pemberkasan, patok, materai, dan untuk menyiapkan berkas-berkas di desa biaya maksimal 150 ribu. Harus memasang patok tugu batas untuk mempermudah pihak pertanahan dalam proses pengukuran tanah nantinya," ucapnya.

Tugas berharap, dengan adanya program PTSL di Pamekasan mudah-mudahan berjalan sesuai dengan harapan kita semua, untuk mendorong program Pemerintah.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Melia Luthfi Husnika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved