Adanya Momen Politik, Permintaan Jasa Pengiriman Paket Diprediksi Tumbuh Satu Digit

Permintaan jasa pengiriman ekspres, pos, dan logistik diproyeksikan tumbuh tipis, yakni di angka satu digit pada tahun 2019.

Adanya Momen Politik, Permintaan Jasa Pengiriman Paket Diprediksi Tumbuh Satu Digit
TRIBUNBATAM.id/DEWANGGA RUDI SERPARA
Suasana di Kantor Pos Batam. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Arie Noer Rachmawati

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Permintaan jasa pengiriman ekspres, pos, dan logistik diproyeksikan tumbuh tipis, yakni di angka satu digit pada tahun 2019.

Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman, Ekspres, Pos, dan Logistik (Asperindo) Jatim, Ardito Soepomo mengatakan, bahkan laju pertumbuhan itu diproyeksikan bisa turun sekitar 5-6 persen dari tahun 2018.

"Karena di tahun 2019 akan ada momen politik, sehingga hal tersebut cukup memberikan pengaruh terhadap jasa pengiriman," katanya kepada TribunJatim.com, Jumat (11/1/2019).

Tarif Pengiriman Berbasis Airlines Naik, Perusahaan Jasa Pengiriman Paket Lakukan Penyesuaian Tarif

Inaplas Sebut Isu-isu Plastik Hambat Datangnya Investasi ke Dalam Negeri

Ia mengatakan, meski begitu, tren permintaan jasa pengiriman paket masih akan tetap ada, terutama dari sektor pasar ritel, khususnya e-commerce.

Misalnya saja pada akhir 2018 lalu, permintaan jasa pengiriman paket dari sektor e-commerce melonjak sekitar 60-100 persen karena adanya Hari Belanja Online Nasional.

"Sebenarnya pertumbuhan itu, masing-masing perusahaan anggota berbeda dominasinya. Ada yang khusus di e-commerce, intra city, maupun lainnya," jelasnya.

PLN Unit Induk Jawa-Bali akan Tambah 9 Trafo pada 2019 untuk Jamin Kebutuhan Listrik yang Meningkat

Targetkan 70 Ribu Ton, Petrokimia Gresik Mulai Gencar Menjual NPK Phonska Plus

Yang jelas, lanjut dia, perusahaan yang menjadi anggota Asperindo mayoritas rata-rata sektor korporasi yang mendominasi.

"Kontribusi korporasi terhadap total pendapatan jasa pengiriman mencapai lebih dari 50 persen," lanjutnya.

Ardito Soepomo menambahkan, pihaknya juga telah melakukan penyesuaian tarif pengiriman paket mulai awal 2019.

Smartphone Segmen Middle Diprediksi Masih Jadi Primadona di Tahun 2019

4 Kecanggihan Kamera OPPO R17 Pro ‘Size the Night’, Dapat Menangkap Gambar Tajam Meski di Malam Hari

Penyesuaian tarif tersebut lantaran satu di antaranya dipicu oleh kenaikan tarif pengiriman paket, terutama berbasis udara atau airlines.

"Pihak airlines menaikkan tarif dalam satu bulan ini sudah 2-3 kali. Beberapa komponen juga ada kenaikan sehingga harus menyesuaikan," pungkasnya.

Penulis: Arie Noer Rachmawati
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved