Rektor Baru ITS Prof Mochamad Ashari Punya Rencana Strategis

Majelis Wali Amanat (MWA) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya telah menyepakati dan mengumumkan bahwa rektor ITS periode 2019-2024 adal

Rektor Baru ITS Prof Mochamad Ashari Punya Rencana Strategis
Surya/samsul Arifin
Rektor terpilih ITS, Mochammad Ashari saat melayani awak media di Ruang konferensi pers Gedung Rektorat ITS, Jumat, (11/1/2019). 

Ia mengatakan, proses musyawarah untuk mufakat harus dikedepankan, barulah jika menjumpai deadlock atau ketidaksepakatan maka akan dilakukan pemungutan suara atau voting.

Ditanya alasan memilih Mochamad Ashari sebagai Rektor ITS periode 2019-2024, menurut Nuh, salah satunya adalah MWA ingin menghormati dan mewadahi aspirasi publik dalam artian segenap sivitas akademika ITS.

Di mana dari proses penjaringan awal hingga tahap seleksi dari lima bakal calon rektor menjadi tiga calon rektor, Prof Mochamad Ashari selalu menempati posisi pertama.

“Tiga-tiganya semua putra terbaik ITS, namun ini sudah menjadi hasil dari musyawarah mufakat dan Pak Menteri (Menristekdikti, red) melalui perwakilannya yang juga sudah setuju dengan adanya proses musyawarah mufakat ini,” ujar mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tersebut.

Sementara itu, Mochamad Ashari sebagai Rektor baru ITS yang terpilih mengungkapkan, rasa terima kasihnya kepada seluruh sivitas akademika ITS dan panitia pemilihan Rektor ITS periode 2019-2024 atas kerja keras dan amanah yang telah diberikan kepadanya.

Pria yang akrab disapa Ashari ini mengatakan, sistem di ITS setelah tiga tahun menjadi perguruan tinggi berbadan hukum (PTN-BH) sudah menyusun langkah strategis ITS selama lima tahun hingga 10 tahun ke depan dalam Rencana Induk Pengembangan (Renip) oleh MWA.

“Jadi 2025 itu, ITS ditargetkan menjadi World Class Research and Innovative University, nah itu target atau rencana pengembangan yang sudah disusun oleh MWA dan kita rektor berkewajiban untuk mencari cara agar itu tercapai, jadi fokusnya ke arah sana,” tandas dosen Teknik Elektro ini.

Ia menuturkan sebagai rektor baru nantinya ada beberapa fokus yang perlu diperhatikannya. Yang pertama adalah target ITS menjadi research and innovative university.

“Artinya, yang awalnya mahasiswa lulus kita targetkan untuk dapat mengisi sumber daya di Indonesia, termasuk di industri, pimpinan di lembaga, di kementerian dan seterusnya, maka kita (ITS, red) akan menambah target agar mahasiswa dapat menghasilkan inovasi-inovasi yang berguna bagi bangsa Indonesia,” papar pria kelahiran Sidoarjo, 12 Oktober 1965 ini.

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved