Pelanggannya Polisi, Ini Cerita Pengusaha Konveksi Surabaya Spesialisasi Kaus Tahanan dan Polisi

Pelanggannya Polisi, Ini Cerita Pengusaha Konveksi Surabaya Spesialisasi Kaus Tahanan dan Polisi.

Pelanggannya Polisi, Ini Cerita Pengusaha Konveksi Surabaya Spesialisasi Kaus Tahanan dan Polisi
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
Pengusaha konveksi dari Surabaya, Rohim (46), membuka pesanan konveksi khusus kaus tahanan dan kaus kepolisian. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Berbeda dari pengusaha konveksi biasanya, Rohim (46), membuka pesanan konveksi khusus kaus tahanan dan kaus kepolisian.

Laki-laki asal Ambengan Batu Surabaya ini meneruskan usaha keluarganya di kawasan Kapasan, Simokerto.

Konveksi 'Sandang Jaya' yang dikelolanya kerap menerima pesanan dari beberapa instansi kepolisian maupun TNI untuk menjahit kaus maupun rompi.

Usaha konveksi yang diteruskannya sejak tahun 2000 itu, mampu menyablon dan menjahit 500 helai kaus setiap hari.

Jatanras Polda Jatim Tangkap Perampok Bos Konveksi di Surabaya

"Sehari minimal 200-500 kaus. Satu polsek kadang 50 kaus belum yang lainnya seperti Polres dan Polda," kata Rohim ditemui di usaha konveksi miliknya Jalan Kapasan, Simokerto, Sabtu (12/1/2019).

Rohim bersama empat pegawainya kerap menerima pesanan mulai dari kaus maupun rompi tahanan, kaus Tim Anti Bandit, kaus olahraga dan fun bike polisi.

Pemesanan tersebut dikebutnya satu hari hingga satu minggu penyelesaian.

"Harganya bervariasi, satu kaus tahanan sablon Rp 30 ribu, yang lain bisa sampai Rp 150 ribu tergantung bordir. Semakin banyak bordir semakin mahal," tambah Rohim.

Perampok Rumah Bos Konveksi di Surabaya Pilih Gadaikan Mobil Innova Jarahan ke Pulau Bali

Selain menerima pesanan di wilayah Polisi Sektor wilayah Surabaya, Gresik, Sidoarjo maupun Polda Jatim, konveksi tersebut mampu mengirim kaus-kaus tahanan maupun kepolisian ke Bali, Ternate hingga Papua.

"Bali, Ternate, pernah juga Polda Papua. Itu hubungannya dengan anggota polisi jadi pesan ke kami. Paling banyak kaus oblong tahanan bisa sampai ratusan helai," kata Rohim.

Di wilayah Surabaya Timur, usaha Rohim turut dikenal sejak Polresta Surabaya Timur menempati bangunan Polsek Simokerto.

"Sejak Polresta Surabaya Timur sehingga kami langganan di sana. Kualitasnya bagus, tulisannya juga bagus. Jumlah kami sesuaikan dengan tahanan dan dilebihkan untuk persediaan," kata Kapolsek Simokerto Kompol Masdawati Saragih, Sabtu (12/1/2019).

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved