Serunya Gelaran Kerapan Kelinci di Pamekasan Madura

Kerapan sapi mungkin sudah tidak asing di Pamekasan. Namun di Desa Bulay, masyarakat memilih gunakan hewan yang lebih imut, yakni kelinci

Serunya Gelaran Kerapan Kelinci di Pamekasan Madura
TRIBUNMADURA.COM/Kuswanto Ferdian
Meriahnya gelaran Kerapan kelinci di Desa Bulay, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan, Jumat (11/1/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Kerapan sapi mungkin sudah tidak asing lagi di mata masyarakat Pamekasan.

Namun di Deas Bulay, masyarakat memilih gunakan hewan yang lebih imut untuk bertanding kerapan, yakni kelinci.

Ya, warga kerap menggelar kerapan kelinci di area perkebunan warga setempat.

Kelinci merupakan salah satu hewan lucu yang mempunyai ciri khas telinga panjang, Ada yang memeliharanya, ada juga yang menjadikannya sajian kuliner sedap.

(Jalani Vonis 6 Tahun Penjara, Wisnu Wardhana Akan Ajukan PK, Kejati Jatim: Silahkan, Itu Haknya)

(Pria Asal Gayungan Dicokok usai Pesta Miras, Tim Respatti Polrestabes Surabaya Temukan Ganja di Kos)

Namun di desa Bulay, kelinci-kelinci imut ini diadu lomba lari dalam arena sepanjang sekira 100 meter.

Sebelum dilombakan hewan telinga panjang ini terlebih dahulu dirawat dengan dimandikan dan dikasih minum jamu-jamuan seperti kunyit dan madu.

Bahkan saat mau dilombakan, kelinci ini dilengkapi dengan asesoris yang diklaim bisa mempercepat lari sang kelinci.

Menurut Subaidi (25) penyelenggara lomba kerapan kelinci, kelinci yang dilombakan harus dirawat dengan baik  dan dikasih minum jamu-jamuan agar larinya kencang.

"Kelinci yang diperlombakan ini merupakan kelinci-kelinci pilihan, kelinci yang dinyatakan sebagai pemenang adalah kelinci yang lebih dulu sampai garis finish," jelasnya, Jumat (11/1/2019).

(Pria di Malang Tertangkap Asyik Menghitung Uang yang Dicuri di SPBU)

(Kuasa Hukum Mucikari Prostitusi Artis ES Angkat Bicara: Klien Kami Korban)

Subaidi menambahkan, selain untuk mempererat tali persaudaraan antar penggemar kelinci, perlombaan ini juga bertujuan untuk meningkatkan peternak kelinci di kalangan masyarakat.

"Agar semakin banyak yang beternak kelinci dan biasanya kalau kelincinya sudah sering juara, harganya akan melambung tinggi. Bisa saja satu kelinci mencapai harga puluhan juta," ungkapnya.

Warga yang mengaku heran dengan lomba kerapan kelinci ini turut mendatangi lokasi perlombaan untuk melihat hewan mungil itu berpacu lari.

Seperti yang di katakan Salihah (20) Warga Desa Bulay,

"Kerapan kelinci ini lucu, asyik dan juga seru. Apalagi kalau saat final nanti. Gregetnya itu dapat meski sebagai penonton," bebernya.

Reporter: TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian 

(Pria di Malang Tertangkap Asyik Menghitung Uang yang Dicuri di SPBU)

(Jadwal Lengkap Pekan 22 Liga Inggris, Pertarungan Pelatih Tottenham Hotspur dan Man United)

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved