PT Nutrifood Indonesia Jatim Ajak Komunitas Batasi Konsumsi Gula, Garam dan Lemak

Komunitas di Surabaya dan Sidoarjo berkumpul dalam Healthy Community Gathering untuk memperingati HUT PT Nutrifood ke-40, Minggu (13/1/2019).

PT Nutrifood Indonesia Jatim Ajak Komunitas Batasi Konsumsi Gula, Garam dan Lemak
SURYA.CO.ID/SULVI SOFIANA
Senam medley dan pemeriksaan kesehatan dalam Healthy Community Gathering untuk memperingati HUT PT Nutrifood ke-40, Minggu (13/1/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Komunitas di Surabaya dan Sidoarjo berkumpul dalam Healthy Community Gathering untuk memperingati HUT PT Nutrifood ke-40, Minggu (13/1/2019).

Tak hanya berolahraga bersama mereka juga mendapat edukasi terkait batasan konsumsi Gula, Garam dan Lemak. Serta pemeriksaan kesehatan di area kantor PT Nutrifood Indonesia Jatim.

Andre Setiawan Omarhadi, Marketing Promotion Manager PT Nutrifood Indonesia area Jatim mengungkapkan gathering ini juga sebagai ajang kampanye #BatasiGGL (Gula, Garam, Lemak) pada 29 titik di berbagai daerah Indonesia, termasuk di Surabaya, Jawa Timur.

Manfaat Kopi untuk Kulit Bersinar dan Kencang, Simak Tips Berikut!

"Acara ini diikuti oleh lebih dari 100 anggota komunitas, mulai dari Forni Jatim, Persadia, Komunitas Jantung Indonesia, Korpi, Line Dance dan komunitas Cakra, juga beberapa komunitas lainnya,"urainya.

Acara #BatasiGGL ini juga dihadiri dan didukung oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Cheers, Tupperware, RSUD Dr Soetomo, Geomedika, Geofresh.

Andre mengungkapkan kegiatan #BatasiGGL juga mengacu data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, angka kejadian penyakit tidak menular di Indonesia meningkat dari 2013 ke 2018, termasuk diabetes melitus, stroke dan hipertensi.

Di tahun 2018 pula, 2 dari 10 orang Indonesia menderita obesitas di mana obesitas merupakan faktor risiko utama diabetes melitus, penyakit jantung dan stroke.

Miliki Gaya Fashion Modis dengan Paduan Sepatu Boots, Simak Tipsnya

“Melihat meningkatnya angka prevalensi penyakit tidak menular di Indonesia,kami mengajak karyawan di berbagai daerah di Indonesia secara sukarela terlibat mengedukasi masyarakat akan pentingnya membatasi asupan gula garam dan lemak,” ujarnya.

Dr Geoferdy, owner Geomedika hadir dalam kegiatan ini mengungkapkan pembatasan Gula,Garam dan Lemak sangat dibutuhkan. Khususnya untuk usia diatas 30 tahun.

"Fokusnya tidak hanya diabetes, hipertensi. Lemak ini juga meningkatkan potensi dari penyakit yang disebabkan gula, garam,"urainya.

Gaya hidup masyarakat saat ini membuat pemeriksaan kesehatan harus mulai dilakukan sejak usia 30 tahun.

Bekas Luka Bakar di Kulit Tak Kunjung Hilang? Lakukan 3 Cara Mudah Ini, Cukup Gunakan Bahan Alami!

Kecuali punya keturunan masalah gula darah, sejak usia 20 tahun harus periksa.

"Untuk pasien penderita gula tinggi, harus diet rendah gula. Semua yang berbahan gula dan karbohidrat tinggi dihindari. Kalau berlemak biasanya dari jeroan. Sementara kalau asam urat biasanya dari kacang-kacangan,"ujarnya.

Selain menerapkan pola #BatasiGGL, juga harus menerapkan gaya hidup sehat dengan aktif berolahraga rutin sekitar 30 menit perhari, cukup istirahat, serta tidak merokok.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved