Alami Pendangkalan Berat, Pelabuhan Tertua di Lamongan Ditinggalkan Kapal-kapal Besar

Pelabuhan Sedayulawas Brondong Lamongan Jawa Timur, pelabuhan tertua di Lamongan ditinggalkan para nahkoda kapal - kapal besar.

Alami Pendangkalan Berat, Pelabuhan Tertua di Lamongan Ditinggalkan Kapal-kapal Besar
surya/Hanif Manshuri
Ini pendangkalan yang terjadi Pelabuhan Sedayulawas akibat gelontoran endapan lumpur dari sidatan Bengawan Solo, Senin (14/01/2019) 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Pelabuhan Sedayulawas Brondong,Lamongan, Jawa Timur, pelabuhan tertua di Lamongan ditinggalkan para nahkoda kapal - kapal besar.

Keberadaan pelabuhan Sedayulawas tidak lagi jadi pilihan para nahkoda kapal.
Padahal puluhan tahun sebelumnya, pelabuhan ini menjadi primadona para naskoda untuk sandarkan kapal - kapal besarnya untuk bongkar muat barang.

"Sekarang ini kapal besar beralih ke Gresik," kata Kasatpolair Lamongan, Iptu Winardi kepada TribunJatim.com, Senin (14/01/2019).

Keengganan para nahkoda kapal besar berlabu atau bersandar di pelabuhan Sedayulawas karena mengalami pendangkalan yang cukup tinggi.

Jalurnya mengalami sedimentasi yang cukup parah akibat endapan lumpur yang dibawa arus deras air dari sudetan Bengawan Solo.

Kalau tidak ada penenganan yaitu upaya normalisasi, pendangkalan akan terus bertambah.

Bahkan perahu klotokpun tidak akan bisa sandar. Dn Pelabuhan Sedayulawas akan selalu bermasalah dengan pendangkalan sehingga tidak menguntungkan lagi.

Menurut Winardi, perlu segera ada penanganan serius untuk menormalisasi jalur yang ada di Utara jembatan Sedayu hingga radius hampir 1 kilometer sampai bibir laut.

"Dinormalisasi, itu solusinya," kata Winardi kepada Tribunjatim.com.

Selama tidak ada upaya normalisasi, maka pelabuhan akan ditinggalkan oleh keseluruhan jenis kapal.

Momen Ayu Ting Ting Dibantu Ayahnya Urusi Bilqis Akan Sekolah, Suapi Sarapan hingga Bantu Buat PR

BREAKING NEWS - Polres Madiun Kota Bongkar Praktik Prostitusi Online Melibatkan Foto Model

4 Fakta Praktik Pijat Ilegal WNA Asal Malaysia Diamankan Polisi, Jadi Langganan Para Artis Tanah Air

Halaman
123
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved