Mahasiswa UTM Berbagi Ide Olahan Siwalan, Desa Murtajih Pamekasan akan Dapat Branding Desa Ta'al

Sosialisasi pembuatan aneka olahan berbahan dasar Siwalan yang diselenggarakan oleh Mahasiswa KKN Mandiri Kelompok 4 disambut baik oleh Kepala Desa Mu

Mahasiswa UTM Berbagi Ide Olahan Siwalan, Desa Murtajih Pamekasan akan Dapat Branding Desa Ta'al
TRIBUNMADURA.COM/Kuswanto Ferdian
Warga Desa Murtajih antusias mengikuti sosialisasi dan pelatihan aneka olahan makanan berbahan siwalan di Balai Desa Murtajih Pamekasan, Senin (14/1/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Sosialisasi pembuatan aneka olahan berbahan dasar Siwalan yang diselenggarakan oleh Mahasiswa KKN Mandiri Kelompok 4 disambut baik oleh Kepala Desa Murtajih dan warganya.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Balai Desa Murtajih, Kabupaten Pamekasan, Senin (14/1/2019).

Warga Desa Murtajih berbondong-bondong menghadiri acara sosialisasi tersenut. Mereka penasaran sepertimahasiswa Universitas Negeri Trunojoyo mengolah bahan siwalan.

Perlu diketahui, Masyarakat Madura khususnya Kabupaten Pamekasan menyebut siwalan dengan kata Ta’al.

(Ramai Dikabarkan Dekat dengan Naomi Zaskia, Sule Beri Tanggapan: Bukan Siapa-siapa)

(Kementerian Pendidikan Korsel Cabut Gelar Sarjana 6 Orang dari Highlight, B2ST & BTOB, Ini Sebabnya)

Alan, Koordinator Desa menuturkan, pelatihan tersebut bertujuan memberikan pengetahuan kepada ibu rumah tangga dalam pengolahan dan memanfaatkan Ta’al menjadi produk yang memiliki nilai jual yang tinggi.

"Kegiatan pelatihan ini yang dilakukan yaitu sosialisasi pengolahan siwalan kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan puding siwalan, es krim siwalan dan dawet siwalan. Selain itu, kami juga mengajarkan bagaimana proses pengemasan (Packing) yang baik sehingga dapat menarik konsumen," jelasnya.

Endang Suciati, Ketua PKK Desa Murtajih mengatakan, pihaknya sangat senang mahasiswa KKN mandiri kelompok 4 UTM sudah mengeksplore potensi besar pohon siwalan di Desa Murtajih.

"Saya selaku ketua PKK akan meneruskan dan mengembangkan produk ini. Dengan begitu masyarakat Desa Murtajih punya makanan khas berbahan siwalan yang siapa tahu nantinya bisa dikenal oleh masyarakat luas khususnya di Kabupaten Pamekasan sendiri," katanya.

(Kementerian Pendidikan Korsel Cabut Gelar Sarjana 6 Orang dari Highlight, B2ST & BTOB, Ini Sebabnya)

(Ramai Dikabarkan Dekat dengan Naomi Zaskia, Sule Beri Tanggapan: Bukan Siapa-siapa)

Mendapat kunjungan inovatif mahasiswa UTM, Kepala Desa Murtajih, M. Rosyidi, pun berniat melakukan branding Desa Murtajih, sebagai Desa Siwalan atau Desa Ta'al.

“Saya berharap kegiatan sosialisasi siwalan atau Ta'al ini dapat menambah ilmu bagi ibu rumah tangga dalam pengolahan aneka makanan berbahan dasar siwalan dan dapat membantu perekonomian masyarakat," ucap Rosyidi.

"Saya juga punya keinginan untuk membranding Desa Murtajih ini sebagai Desa Siwalan. Karena mayoritas masyarakat di sini banyak mempunyai pohon siwalan di pekarangan rumahnya," Tutupnya.

Reporter: TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

(Rampungkan Shooting Video Musik, Girlband Baru Asuhan JYP Entertainment Siap Debut)

(Kementerian Pendidikan Korsel Cabut Gelar Sarjana 6 Orang dari Highlight, B2ST & BTOB, Ini Sebabnya)

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved