Respon Wali Kota Risma Soal Surabaya Raih Adipura Kencana 9 Kali: Malu Aja Kalau Kota Saya Kotor

Kota Surabaya terima penghargaan Adipura Kencana lagi, dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Senin (14/1/2019).

Respon Wali Kota Risma Soal Surabaya Raih Adipura Kencana 9 Kali: Malu Aja Kalau Kota Saya Kotor
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya resmi terima penghargaan Kencana Adipura yang diberikan langsung oleh Jusuf Kalla, Senin (14/1/2019) 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kota Surabaya terima penghargaan Adipura Kencana lagi, dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Senin (14/1/2019).

Penghargaan itu diberikan Jusuf Kalla, Wakil Presiden RI kepada Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya pada acara Penganugerahan Adipura dan Green Leadership Kepala Daerah dan Pimpinan DPRD di Manggala Wanabakti, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jakarta.

Adipura Kencana atau penghargaan tertinggi Adipura itu sudah dikoleksi Surabaya selama 9 tahun berturut-turut, sejak tahun 2010 lalu.

Mendapatkan penghargaan ke 9, Wali Kota Risma mengatakan kepada awak media, kebersihan itu bukan untuk sebuah penghargaan.

Habiskan Dana Rp 200 M, Jembatan Suroboyo Ditutup Pemkot Surabaya, Penataan Wisata Jadi Alasan

"Kebersihan itu bukan untuk penghargaan. Saya malu aja kalau kota saya kotor, karena sebenarnya itu wajah saya," kata Risma, saat menjawab pertanyaan awak media sambil duduk di atas kursi roda, usai acara penghargaan.

"Surabaya mengalami penurunan penyakit signifikan. Saat meraih Adipura Kencana saya mulai data, penyakit itu turun. Benar kata Pak Wapres bahwa penyakit itu turun, demam berdarah turun, dulu Surabaya pernah KLB (kejadian luar biasa, red) sekarang nggak. Diare, Ispa, turun semua Jadi sebetulnya bukan hanya kita bersih tapi hidup menjadi sehat," tambah Risma sumringah.

Sebagai informasi, Kota Surabaya mendapat Adipura pertama kali tahun 1988 sampai tahun 1997. 13 kali penghargaan Adipura itu terdiri dari 8 Adipura dan 5 Adipura Kencana.

Penghargaan Adipura sempat berhenti di era reformasi, dan baru diadakan lagi oleh Jusuf Kalla dengan nama Bangun Praja atau Tata Praja Lingkungan, mulai tahun 2002 disosialisasikan dan dilombakan. Namun Surabaya belum menang.

Tahun 2005 dan 2006 Surabaya dapat Piagam Adipura lagi, saat itu belum ada penghargaan Adipura Kencana. Kemudian tahun 2007, 2008, dan 2009 Surabaya kembali mendapatkan penghargaan Adipura.

Tercatat mulai tahun 2010 hingga 2018 (9 tahun) Surabaya mendapat penghargaan Adipura Kencana. Pipit Maulidiya

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved