Seusai Motornya Tercebur, Bapak dan Anak Terseret Arus Sungai Brantas Surabaya

Edi Santoso (36), warga Kepanjen Malang dan anaknya, Afkar (3) nyaris meregang nyawa, usai motornya tercebur ke Sungai Brantas Surabaya.

Seusai Motornya Tercebur, Bapak dan Anak Terseret Arus Sungai Brantas Surabaya
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
Warga bergotong-royong mencari posisi motor Edi Santoso yang tercebur di Sungai Brantas Surabaya, menggunakan alat seadanya, Senin (14/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Edi Santoso (36), warga Kepanjen Malang dan anaknya, Afkar (3) nyaris meregang nyawa, usai motornya tercebur ke Sungai Brantas Surabaya, Senin (14/1/2019).

Ia bersama anaknya tercebur ke Sungai Brantas, lantaran motor Honda Vario yang mereka tumpangi melaju mendadak, setelah gas motor ditarik oleh anaknya.

"Motor saya kondisi mati, saya mau ambil uang bayar jasa tambang, eh gasnya ditarik anak saya, mesin nyala sendiri," kata Edi Santoso saat ditemui TribunJatim.com, Senin (14/1/2019).

Bersama Pelindo III, Pemkot Surabaya Sebar 15 Ribu Benih Ikan Nila di Sungai Kalimas

Pembelajaran Sejak Dini, Siswa SD di Gresik Belajar Lingkungan di Sekitar Sungai Brantas

Edi dan anaknya sempat ikut tercebur ke sungai.

Edi mengaku sempat terseret arus sungai yang deras hingga terbawa aliran air ke arah utara.

"Untung saya diselamatkan petugas tambang yang ada di sebelahnya, arusnya deras banget," katanya.

Para petugas tambang secara sigap melompat ke dalam air dan menyelamatkan keduanya.

Beda Pendapat dengan Andik Vermansah, Evan Dimas Pilih Tetap Bermain Jika Bertemu Persebaya

Surabaya Terima 3 Penghargaan dari Kementerian LHK, di Antaranya Soal Kinerja Pengurangan Sampah

Isnan (55), saksi mata kejadian sekaligus penjaga perahu tambangan mengungkapkan, motor Edi yang semula mati mendadak menyala lalu tercebur ke Sungai Brantas bersama anaknya.

Isnan mengatakan, Edi bisa diselamatkan, tapi motornya tenggelam di dasar sungai.

"Mereka di depan perahu, bapaknya ambil uang di saku, lalu anaknya narik gas, motor loncat tercebur ke sungai," kata Isnan pada TribunJatim.com.

Isnan melanjutkan, Petugas Tim SAR sempat didatangkan untuk membantu pencarian motor, ditemani Anggota Polsek Karangpilang.

Tak Minta Kenaikan Nilai Kontrak, OK John Buka Pintu Kembali ke Persebaya Surabaya

Surabaya Dapat Penghargaan Lagi, Tri Rismaharini: Sekarang Saya Bingung Narohnya

Tim SAR menerjunkan tim penyelam, dan mencoba menyelam ke dasar sungai untuk mencari posisi motor.

Mengingat arus di dalam sungai begitu deras, Tim SAR memutuskan mengakhiri proses pencarian yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB, tanpa membuahkan hasil.

"Arusnya kencang, mereka katanya gak kuat lama-lama," tandasnya.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved