Kronologi Kasus Perkosaan di Surabaya, Pelaku Ancam Sebar Foto Panas Korban hingga Penyekapan

Pria asal Cemplokosari, Cluring, Banyuwangi ini ditangkap Polsek Tegalsari setelah melakukan kekerasan kepada pacarnya di sebuah rumah kos.

Kronologi Kasus Perkosaan di Surabaya, Pelaku Ancam Sebar Foto Panas Korban hingga Penyekapan
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
Imron menunduk saat polisi menanyakan kronologis penganiaayaannya kepada sang kekasih di Polsek Tegalsari Surabaya. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sebuah hubungan kekasih seharusnya menciptakan rasa bahagia, namun berbeda dengan perlakuan Imron (23) kepada kekasihnga, IS (20).

Pria asal Cemplokosari, Cluring, Banyuwangi ini ditangkap Polsek Tegalsari setelah melakukan kekerasan kepada pacarnya di sebuah rumah kos.

Imron mengaku membawa kekasihnya di dalam rumah kos, dan mengancam untuk berhubungan layaknya suami istri.

Perlakuan itu dilakukannya berkali-kali.

Tolak Berhubungan Badan, Pria Banyuwangi Ini Sekap dan Perkosa Pacarnya di Rumah Kos Surabaya

Saat korban menolak, Imron justru mengancamnya akan menyebarkan foto-foto panas yang ia simpan.

Korban pun tak berdaya.

Dari kawasan Gedangan tempat mereka bekerja, korban mau menuruti ke rumah kos tersangka di Jalan Kedondong Kidul Surabaya, (8/1/2019).

"Korban tidak ingin ke rumah itu dan menolak tapi tersangka mengancam akan menyebar foto bugil korban. Akhirnya korban menuruti dan di kos itu tersangka memaksa bersetubuh," kata Kapolsek Tegalsari Kompol David Tryo Prasojo di Polsek Tegalsari, Selasa (15/1/2019).

Saat korban menolak, emosi tersangka justru tersulut. I

Halaman
12
Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved