Rumah Politik Jatim

Terkait Dugaan Pelanggaran Pemilu oleh Bupati Bojonegoro, Bawaslu Periksa Anggota DPRD Anam Warsito

Bawaslu Kabupaten Bojonegoro memanggil Wakil Ketua Komisi A DPRD setempat, Anam Warsito.

Terkait Dugaan Pelanggaran Pemilu oleh Bupati Bojonegoro, Bawaslu Periksa Anggota DPRD Anam Warsito
SURYA/M SUDARSONO
Wakil Ketua Komisi A, Anak Warsito diperiksa Bawaslu Bojonegoro sebagai langkah investigasi atas dugaan pelanggaran Pemilu yang diduga dilakukan Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah, Senin (14/1/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Bawaslu Kabupaten Bojonegoro memanggil Wakil Ketua Komisi A DPRD setempat, Anam Warsito.

Pemanggilan wakil rakyat yang dilakukan di kantor Bawaslu, Senin (14/1/2019), untuk melakukan investigasi atas dugaan pelanggaran Pemilu yang dilakukan Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah.

Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Pemilu Bawaslu Kabupaten Bojonegoro, Dian Widodo mengatakan, pemanggilan terhadap anggota komisi A ini merupakan langkah investigasi atas dugaan pelanggaran Pemilu 2019 oleh Anna Muawanah.

Sebagaimana kabar berkembang dan telah dilakukan investigasi, Bupati Anna Muawanah telah mengumpulkan kades dari beberapa kecamatan. 

Lalu kades tersebut melapor ke komisi A, menyatakan jika dikumpulkan Bupati untuk diarahkan memilih satu caleg.

"Ya kita panggil Anam Warsito sebagai langkah investigasi atas dugaan pelanggaran Pemilu yang dilakukan Bupati. Kades mana saja yang dikumpulkan belum jelas, hanya disebutkan kecamatannya di antaranya Trucuk dan Temayang," ujarnya dikonfirmasi Surya (grup TribunJatim.com).

Empat Desa di Bojonegoro Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Rumah dan Toko Bangunan Ikut Roboh

Dia menjelaskan, dari hasil investigasi, memang Anam yang juga sebagai anggota fraksi Gerindra itu menyatakan benar ada laporan dari kades ke Komisi A. 

Bahkan rekaman suara yang mengaku sebagai Anam Warsito juga ada.

Meski demikian, kasus itu masih didalami.

Bawaslu tidak gegabah untuk memanggil Anna Muawanah.

"Akan kita kaji dulu, kita bahas bersama Gakkumdu, karena kasusnya ini tergolong medium, terjadi sekitar 3 Desember-7 Januari. Tidak ada yang menyebut pastinya kapan, dan tidak ada pelapor juga," pungkasnya.(nok) 

Khofifah Optimistis Jokowi-Maruf Menang di Madura, Targetkan Selisih Kemenangan Sampai 20 Persen

Penulis: M Sudarsono
Editor: Ani Susanti
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved