Universitas Jember Membangun Desa Melalui KKN Tematik

Tiga panggung terpasang di tengah ruangan Gedung Soetardjo Universitas Jember (Unej), Senin (14/1/2019). Ada jarak antar ketiga panggung tersebut.

Universitas Jember Membangun Desa Melalui KKN Tematik
sri wahyunik/surya
Suasana teaterikal bermain layang-layang saat pembekalan KKN tematik di Unej 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Tiga panggung terpasang di tengah ruangan Gedung Soetardjo Universitas Jember (Unej), Senin (14/1/2019). Ada jarak antar ketiga panggung tersebut.

Panggung utama berada di panggung permanen Soetardjo di sisi timur ruangan, kemudian dua panggung berukuran lebih kecil berada di tengah ruangan. Dua panggung di tengah berjarak sekitar 10 langkah. Uniknya semua panggung dikeliliingi bambu.

Tidak hanya panggung dikelilingi bambu, sebuah gazebo berdiri di pojok ruangan. Di sekitarnya berjejer kursi. Gazebo itu menjadi tempat duduk Rektor Unej M Hasan. Hasan terlihat duduk lesehan bersama sejumlah orang.

Sementara dua panggung kecil di area tengah ruangan dikelilingi oleh ratusan mahasiswa Unej yang bakal mengikuti KKN tematik tahun 2019. 956 mahasiswa Unej meriung di gedung tersebut untuk menghadiri pembekalan KKN tematik tersebut.

Bertajuk 'Membuka Inspirasi untuk Pemanfaatan Potensi Desa', suasana pembekalan KKN itu bernuansa pedesaan dengan panggung berpagar bambu dan gazebo beratap jerami.

Pembekalan KKN Tematik Ala Universitas Jember

Rachmawati Soekarnoputri : Insya Allah, Masyarakat akan Semakin Yakin Kepada Paslon 02

Mengapa Istilah Pelakor Lebih Familiardi Masyarakat daripada Pebinor?

Prabowo-Sandi Akan Gunakan Helikopter untuk Safari Politik ke Jatim dan Jateng Pasca Debat Pilpres

Pembekalan itu juga tidak membosankan karena diselingi dengan aksi teaterikal. Nuansa pedesaan dihadirkan melalui penampilan teaterikal itu. Sejumlah mahasiswa bermain layang-layang dalam teaterikal tersebut.

Sarung tersampir di bahu sejumlah mahasiswa. Caping menghiasi kepala mereka. Tawa riang tersaji, di tengah lagu Laskar Pelangi yang mengalun.

Sang Rektor Unej pun akhirnya ikut turun gelanggang. Dia pun ikut menerbangkan layang-layang bersama mahasiswa. Di akhir teaterikal itul, layang-layang tersebut dipegang beberapa orang dan berbaris. Tulisan 'KKN Unej' pun terbaca dari tubuh layang-layang itu.

Teaterikan itu menggambarkan Festival Layang-Layang yang diinisiasi mahasiswa KKN tematik Unej di Desa Curah Cottok Kecamatan Kapongan Kabupaten Situbondo. Desa itu merupakan satu dari ratusan desa yang menjadi lokasi KKN tematik Unej.

"Festival Layang-Layang merupakan salah satu event yang diinisiasi oleh kawan-kawan mahasiswa KKN tematik Unej di Desa Curah Cottok, sebagai salah satu penunjang event desa itu menjadi desa wisata. Adanya event secara berkala di desa wisata itu rupanya berdampak secara ekonomi kepada masyarakat desa," ujar Ali Badrudin, salah satu dosen pendamping KKN tematik Unej dalam paparannya kepada mahasiswa yang hendak ber-KKN tematik.

Halaman
123
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved