Pejabat Jagongan Bareng, Wujudkan Kediri Aman

Kalangan pejabat Kabupaten Kediri menghadiri kegiatan Jagongan Bareng yang berlangsung di Makodim 0809 Kediri.

Pejabat Jagongan Bareng,  Wujudkan Kediri Aman
(Surya/Didik Mashudi)
Wakil Bupati Kediri Drs Masykuri menghadiri kegiatan Jagongan Bareng yang digelar di Makodim Kediri, Selasa (15/1/2019) malam. 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Kalangan pejabat Kabupaten Kediri menghadiri kegiatan Jagongan Bareng yang berlangsung di Makodim 0809 Kediri.

Kegiatan ini diharapkan mampu mewujudkan Kabupaten Kediri yang aman dan damai, Selasa (16/1/2019) malam.

Wakil Bupati Kediri Drs Masykuri mengungkapkan, sampai sekarang untuk masyarakat di Kabupaten Kediri selalu aman dan damai.

"Jagongan Bareng ini ajang bersilaturahmi. Untuk itu kita mau menyerap aspirasi dari tokoh masyarakat dan tokoh agama, bagaimana Kabupaten Kediri bisa lebih baik," katanya kepada Tribunjatim.com.

Sementara Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal menjelaskan, kunci dari situasi yang nyaman, adalah sinergitas dan komunikasi. Kita tidak bisa membuat situasi nyaman, kalau tidak ada komunikasi.
Kegiatan Jagongan Bareng ini dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama dan pemuda.

"Kita ngobrol, kita ketemu, saat inilah kita bertatap muka. Disitulah komunikasi kita lakukan, duduk bersama, satu tempat," jelasnya kepada Tribunjatim.com.

Link Live Streaming Debat Pilpres 2019 Perdana Kamis (17/1/2019), Tonton Aksi Jokowi dan Prabowo

Kisah Hidup Aris Idol yang Berliku, Pengamen Jadi Juara, Dipecat hingga Ditangkap karena Narkoba

Mahfud MD Sebut Politik Identitas Picu Perpecahan: Kita Berbangsa & Bernegara Ini Harganya Mahal

Sementara menyikapi agenda Pemilu 2019, aparat keamanan berada di posisi netral. Untuk itu dimohon dukungan tokoh agama, tokoh masyarakat, kita jaga, kita sukseskan agenda Pemilu, sehingga Kediri aman dan nyaman.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri Sapta Andaruisworo memberikan support kegiatan yang bisa membuka ruang-ruang komunikasi. Mengingat 2019, tepatnya bulan April ada Pemilu serentak, yaitu pemilihan legislatif dan emilihan Presiden.

"Dukungan yang berbeda, jangan sampai mengganggu dan menimbulkan riak-riak atau tensi yang tinggi," harapnya.

Sedangkan terkait ramainya forum di media sosial antar pendukung beda kubu saling bersaut-sautan. Dalam dinamika politik berbeda pilihan itu wajar, tetapi semua perbedaan pilihan jangan sampai memecah belah persatuan kesatuan kita.

"Perbedaan pilihan jangan sampai membuat perpecahan. Mari sama-sama kita hargai perbedaan itu," ungkapnya.

Selaku tuan rumah, Dandim 0809 Kediri Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno mengungkapkan, dengan kemajuan teknologi, kita dimudahkan dalam berkomunikasi. Namun silaturahmi harus terus kita jaga.(dim/TribunJatim.com).

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved