Perubahan Musim Diluar Prediksi, Pendapatan UPT Pasar Ikan Lamongan Terjun Bebas

Perubahan musim penghujan berpengaruh besar terhadap pendapatan UPT Pasar Ikan Lamongan.

Perubahan Musim Diluar Prediksi, Pendapatan UPT Pasar Ikan Lamongan Terjun Bebas
(Surya/Fatimatuz Zahroh)
Cagub Jatim nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa berdialog dengan nelayan dan pekerja pemilah ikan di TPI Brondong Kabupaten Lamongan, Kamis (15/2/2018). 

 TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Perubahan musim penghujan berpengaruh besar terhadap pendapatan UPT Pasar Ikan Lamongan.

Bahkan retribusi yang didapatkan setiap harinya mengalami terjun bebas, tinggal 25 persen.

"Lha bagaimana, hingga tengah bulan Januari ini curah hujan masih sangat rendah," kata Kepala UPT Pasar Ikan Lamongan, Sutamadji, Rabu (16/01/2019).

Musim hujan mundur dibarengi curah hujan rendah, praktis kata Sutamadji, berpengaruh dengan waktu tebar benih ikan di lahan tambak untuk budidaya ikan air tawar.

Sementara hampir 95 persen aktivitas jual beli ikan di UPT Pasar Ikan Lamongan dipenuhi penjual dan pembeli ikan budidaya tambak.

Viral! Tertipu Bisnis MLM, Pemuda Bisa Bebas Setelah Ditahan di Rumah Kos di Kota Malang

Helmalia Putri Berdoa Dijauhi dari Fitnah Dajjal, Aku Nggak Suka Dia Fitnah Hafiz atau Ustaz

Vanessa Angel Berpotensi Jadi Tersangka Terkait Kasus Prostitusi, Tim Kuasa Hukum Angkat Bicara

"Kalau ikan tangkapan dari laut kurang dari 5 persen masuk ke Pasar Ikan sini (UPT Pasar Ikan Lamongan, Red)," kata Sutamadji kepada Tribunjatim.com.

Jika kondisi ini berlangsung sampai pergantian musim ke kemarau, maka bisa dipastikan target pendapatan asli daerah (PAD) dari UPT Pasar Ikan tak akan bisa tercapai.

Biasanya, jika cuaca normal seperti tahun - tahun sebelumnya, maka pada bulan Desember sudah ada transaksi yang cukup lumayan di UPT Pasar Ikan.

Ada petambak dari Gresik, Lamongan dan Tuban di wilayah bagian Selatan, Widang.

"Tapi tahun ini benar - benar parah. Hingga pertengahan Januari hanya sedikit peningkatan," katanya kepada Tribunjatim.com.

Ikan masuk baru sebatas jenis udang kecil, cepret dan sebagian bandeng milik petambak yang lembur mengandalkan sumber air sumur bor.

Sedang dominan penjual ikan yang ada saat ini kebanyakan pedagang oprokan (pedagah kecil eberan, red).
"Itupun masih sangat sedikit yang masuk," katanya.

Sutamadji berharap akan ada perubahan musim yang normal seperti biasanya.

Hingga pekan kedua bulan ini belum ada juragan luar daerah yang masuk ke Pasar Ikan Lamongan. (TribunJatim.com/Hanif Manshuri)

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved