Pulang dari Kalimantan, Bertemu Keluarga, Pria Magetan Ini Tiba-Tiba Tusuk Istrinya Hingga Tewas

Pulang dari Kalimantan, Bertemu Keluarga, Pria Magetan Ini Tiba-Tiba Tusuk Istrinya Hingga Tewas.

Pulang dari Kalimantan, Bertemu Keluarga, Pria Magetan Ini Tiba-Tiba Tusuk Istrinya Hingga Tewas
SURYA/DONI PRASETYO
Kapolres Magetan AKBP M Riffai berusaha menghibur Jais, bapak kandung Ida Winarsih (30) korban kebengisan Lanjar (35) suaminya dan harus meninggal dunia setelah ditusuk dua kali dibagian pinggang dan punggungnya dengan pisau dapar, Kamis (17/1/2019) dini hari. 

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Ida Winarsi (30) ibu satu anak warga Dusun Blanten, RT10/RW2, Desa Getasanyar, Kecamatan Sidorejo , Kabupaten Magetan harus meregang nyawa di tangan Lanjar (35), suaminya sendiri yang tega menusuknya hingga dua kali, di pinggang dan punggung, Kamis (17/1/2019) dini hari.

Menurut Didik Sutarto, warga sekitar tidak ada yang tahu kalau Ida Winarsih dan Lanjar suaminya bertengkar.

Karena dari luar tidak terdengar gaduh, omongan atau teriakan layaknya orang bertengkar.

Dinda si Anak Merayap Magetan Belum Dapat Bantuan dari Pemkab, Bupati: Saya Sudah Perintah Camat

"Tahu-tahu saya mendengar teriakkan minta tolong, baru saya keluar rumah, melihat Mbak Ida (korban) roboh di terasnya dengan tubuh penuh darah,"kata Didik, salah seorang tetangga, yang menolong dan membawa korban ke RSUD dr Sayidiman, Magetan kepada Surya (grup TribunJatim.com), Kamis (17/1/2019).

Pelaku yaitu suami korban, lanjut Didik, kabarnya baru sepekan tiba dari Kalimantan, tempatnya bekerja.

Lanjar pulang karena ingin bertemu ibu kandungnya, dan juga menjenguk istri dan anak semata wayangnya.

Gadis Kecil di Magetan Ini Hanya Bisa Merayap, Keinganan Sekolah pun Harus Dipendam

"Mas Lanjar, suami Mbak Ida datang ke rumah itu kapan, tidak banyak warga yang tahu. Suara ribut pun juga tidak terdengar sama sekali. Sunyi seperti malam malam sebelumnya di desa sini," jelas Didik.

Dikatakan Didik, meski roboh bersimbah darah, korban masih dalam keadaan sadar dan tahu siapa siapa yang menolong dan membawa ke rumah sakit, meski belum sempat cerita terkait kejadian itu.

"Saya nunggu dari mulai masuk rumah sakit sekira pukul 23.30, sampai jam 03.00 dini hari saya baru pulang dari rumah sakit. Saya pulang itu Mbak Ida masih sadar, walau tidak banyak ngomong. Dan baru Kamis (17/1/2019) sekira pukul 07.30 saya mendapat kabar Mbak Ida meninggal," katanya sembari mengatakan, sampai korban dibawa ke rumah sakit, pelaku masih di rumah, diam terlihat pasrah.

"Kabar dari tetangga, pelaku sampai pukul 03.00, Kamis (17/1/2019) masih duduk diam di rumah, sepertinya pasrah. Tapi begitu polisi datang dia dicari sudah tidak ada," ujar Didik.

Kapolres Magetan AKBP M Riffai yang dikonfirmasi, belum mengetahui penyebab aksi kekerasan hingga menyebabkan ibu satu anak itu meninggal dunia dengan bekas luka tusukan di pinggang dan punggung itu.

"Terkait motif terjadinya penusukan masih kita dalami. Doakan saja pelaku yang sampai hari ini belum menyerahkan diri, bisa segera ditemukan," kata Kapolres M Raffai di RSUD dr Sayidiman, Magetan, Kamis (17/1/2019).

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved