Bank Syariah Mandiri Gandeng Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya untuk Minimalisir Dana Operasional

Beberapa rumah sakit disinyalir mengalami masalah dalam biaya operasional karena tunggakan dari BPJS.

Bank Syariah Mandiri Gandeng Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya untuk Minimalisir Dana Operasional
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Regional Head V Bank Syariah Mandiri, Gunawan Arif Hartoyo dan Ketua Umum YARSIS, Mohammad Nuh, Jumat (18/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Beberapa rumah sakit disinyalir mengalami masalah dalam biaya operasional karena tunggakan dari BPJS.

Atas dasar itu, PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan BPJS Kesehatan pada tanggal 31 Agustus 2018.

Adapun perjanjian tersebut tentang Konfirmasi atas Data Pembiayaan Pelayanan Kesehatan Peserta Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat kepada Fasilitas Kesehatan.

Daftarkan Tenaga Non-ASN, Pemkab Banyuwangi Dapat Penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan

Dengan adanya perjanjian kerja sama tersebut, maka PT Bank Syariah Mandiri dapat memberikan fasilitas Islamic Banking Supply Finance (IB SF), Faskes Rekanan BPJS Kesehatan/Talangan BPJS kepada rumah sakit-rumah sakit yang telah menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Bertempat di Kantor Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya, Bank Syariah Mandiri Region V melakukan penandatanganan kerja sama pemberian fasilitas iB SF Faskes Rekanan BPJS Kesehatan/Talangan BPJS dengan Yayasan Rumah Sakit Islam (YARSIS), Jumat (18/1/2019).

Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan oleh Regional Head V Bank Syariah Mandiri, Gunawan Arif Hartoyo, dan Ketua Umum YARSIS, Mohammad Nuh.

Bank Mandiri Beri Pelatihan Wirausaha untuk Para TKI yang Jadi Nasabah Remitansi

“Komitmen kami jelas, bahwa kami ingin muatan ideologi, idealis bahwa khususnya rumah sakit islam akan siap membantu, maupun swasta juga siap berpartisipasi bila terkait BPJS,” ujar Gunawan.

Mudahnya, fasilitas ini memberikan dana talangan dari rumah sakit sambil menunggu tagihan dari BPJS itu keluar.

“Jadi bila BPJS belum bayar rumah sakit harus operasional nih, maka kami beri talangan supaya rumah sakit tersebut tetap bisa menerima pasien. Nanti dua atau tiga bulan setelah dana BPJS cair, maka dikembalikan kepada kami,” jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Samsul Arifin
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved