Permintaan Produk di Pasar Dunia Tinggi, PT HRL Internasional Kembangkan Tanaman Herbal Indonesia

Besarnya permintaan produk herbal di dunia memacu PT HRL Internasional memaksimalkan potensi tanaman herbal Indonesia.

Permintaan Produk di Pasar Dunia Tinggi, PT HRL Internasional Kembangkan Tanaman Herbal Indonesia
ISTIMEWA
Presdir PT HRL Internasional, Heru Prasanta Wijaya. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Arie Noer Rachmawati

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Besarnya permintaan produk herbal di dunia memacu PT HRL Internasional memaksimalkan potensi tanaman herbal Indonesia.

Presdir PT HRL Internasional, Heru Prasanta Wijaya mengatakan, selama ini potensi pasar herbal Indonesia justru banyak di eksploitasi oleh negara tetangga, seperti Malaysia, yang mengambil pasak bumi di Kalimantan.

Sementara produk herbal lain masih dikelola sporadic perorangan, bukan skala korporasi.

Sehingga ketika ada permintaan besar, tidak bisa memenuhinya.

"Produk herbal inilah yang menjadi masa depan Indonesia. Mau mengandalkan komoditas mining (tambang) sudah tidak bisa lagi karena hamper habis. Di dunia ini hanya Indonesia dan Brazil produsen herbal karena kontur tanahnya cocok," jelasnya dalam rilis yang diterima TribunJatim.com, Sabtu (19/1/2019).

PT HRL Internasional Kembangkan 130 Tanaman Herbal, di Antaranya Teh untuk Kendalikan Gula Darah

Dia mencontohkan, meski China gencar dan dikenal dengan pengobatan tradisional herbalnya, namun tanahnya tidak cocok untuk tanaman herbal.

"Karenanya China butuh banyak produk herbal dari sejumlah negara termasuk Indonesia. Peluang inilah yang memacu kegelisahan kami yakni dengan memaksimalkan potensi tanaman herbal Indonesia," paparnya.

Selain dikembangkan agar tidak punah, lanjut Heru, tetapi juga sekaligus untuk produk komersial komoditas ekspor.

Heru menerangkan, saat ini ada empat area tanaman herbal yakni di Pacet, Gresik, Cikampek, Blora dan Tawangmangu.

Halaman
12
Penulis: Arie Noer Rachmawati
Editor: Ani Susanti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved